Share

BPBD Bojonegoro Akan Buat Sumur Bor

Bojonegoro (Media Center) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akan mulai membuat sumur bor air tanah di sejumlah desa yang memiliki potensi sumber air, sebagai usaha mengatasi kekeringan di musim kemarau.

“Pembuatan sumur bor air tanah kami mulai dari Desa Wotan dan Sumberharjo, Kecamatan Sumberrejo, pekan depan,” kata  Kasi Kesiapsiagaan BPBD Bojonegoro Sukirno, di Bojonegoro Jumat (24/7).

Menyusul setelah itu, menurut dia, pembuatan sumur bor air tanah akan dilakukan di desa lainnya, yang masuk dalam data survei “geo listrik”, dengan jumlah 30 desa di sejumlah kecamatan.

Ia juga menyebutkan pembuatan sumur air tanah sudah dilakukan dengan kedalaman sekitar 50 meter di tiga lokasi yaitu Desa Bobol dan Bareng, Kecamatan Sekar dan Desa Bakalan, Kecamatan Tambakrejo, sebelum Puasa Ramadhan.

“Pembuatan tiga sumur bor di tiga lokasi semuanya bisa mengeluarkan air dengan bagus,” jelas dia.

Mengenai jaringan distribusi air, lanjut dia, ditangani desa, termasuk mesin pompa air.

Yang jelas, menurut dia, usaha mengatasi kesulitan air bersih di daerah yang mengalami kekeringan juga dilakukan dengan memberikan bantuan air bersih, bagi desa yang tidak memiliki potensi air.

“Pendistribusian air bersih tidak hanya dilakukan BPBD, tapi juga dibantu Disnakertransos, juga perusahaan minyak yang ada di daerah kami,” tuturnya.

Ia menambahkan di daerahnya sudah ada 17 desa yang tersebar di 11 kecamatan, dengan jumlah 1.927 kepala keluarga (KK), yang mengalami kesulitan air bersih.

“Tahun lalu ada 74 desa di sejumlah kecamatan yang mengalami kesulitan air bersih,” tandasnya.(sa/*mcb)

Leave a Comment