Share

BPBD Bojonegoro Latih Aparatur Desa Tanggulangi Bencana

Bojonegoro (Media Center) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro memberikan pelatihan penanggulangan bencana berbasis masyarakat pada aparat desa, Rabu hingga Kamis (20-21/4). Pelatihan ini digelar di Pendopo Kecamatan Ngasem dan diikuti aparat desa di wilayah Kecamatan Gondang, Bubulan, Sekar, Ngasem, Ngambon dan Dander.

Wakil Bupati Bojonegoro, Setyo Hartono mengatakan, para aparatur desa harus memahami kriteria bencana di wilayahnya masing-masing. “Untuk Kecamatan Ngasem, Ngambon, Dander dan sekitarnya bencana yang terjadi adalah banjir bandang, kekeringan, kebakaran dan puting beliung,” jelasnya.

Wabup dalam kesempatan ini mengingatkan kepada seluruh aparatur untuk lebih peka dan peduli. Demikian pula masalah sosial seperti peduli dengan warga yang dalam kondisi miskin dan rumahnya dalam kondisi memperihatinkan. “Pelatihan ini adalah melatih koordinasi dan kebersamaan, bekerja bersama sama untuk menanggulangi bencana. Untuk kebersamaan dan dukungan sehingga akan lebih mudah dan lebih ringan,” lanjutnya.

Tak hanya di Kecamatan Ngasem, kegiatan ini juga dilaksanakan di beberapa titik antara lain wilayah Kecamatan Sumberejo, Kapas, Baureno dan Sugihwaras. Sedangkan untuk beberapa hari kedepan akan dilaksanakan di wilayah Ngraho, Kalitidu dan Kecamatan Malo.

Pelatihan ini menghadirkan beberapa narasumber antara lain PMI tentang dapur umum, Assiten I Pemkab Bojonegoro tentang Penanggulangan Bencana berbasis masyarakat dan Kepala BPBD tentang implementasi penanggulangan bencana. Pelatihan ini dilaksanakan selama dua hari yang pertama materi sedangkan yang kedua adalah praktek pemadaman dan beberapa kegiatan baik evakuasi dan pasca bencana.(mcb)

Leave a Comment