Share

BPBD Bojonegoro Bantu Petani 50 Terpal

Bojonegoro (Media Center) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim), Selasa, membantu para petani di Kecamatan Kanor, sebanyak 50 terpal untuk dimanfaatkan menjemur gabah dari hasil panen paksa.

“Para petani yang memanen paksa tanaman padinya yang terendam banjir luapan Bengawan Solo kesulitan menjemur gabahnya, sehingga BPBD memberikan bantuan 50 terpal,” kata Kepala BPBD Bojonegoro Amir Syahid, Selasa.

Berapa luas tanaman padi di Kecamatan Kanor yang dipanen paksa, ia mengaku tidak hapal, tapi jumlah 50 terpal atas permintaan para petani itu mencukupi untuk menjemur gabah petani yang dipanen paksa hari ini.

“Berapa luas tanaman padi di Kecamatan Kanor tidak hapal, tapi terpal yang kami kirimkan cukup untuk menjemur gabah petani yang dipanen paksa,” katanya, menegaskan.

Sesuai data di BPBD, luapan Bengawan Solo di daerah setempat mengakibatkan tanaman padi seluas 4.860 hektare di sejumlah kecamatan, antara lain, Kecamatan Dander, Kalitidu, Kota, Kanor dan kecamatan lainnya terendam air banjir.

Seorang petani di Desa Ngablak, Kecamatan Dander, Ayik menjelaskan tanaman padinya seluas 1 hektare juga terpaksa dipanen paksa, sebab sudah waktunya panen air Bengawan Solo di daerah setempat kembali naik.

Padahal, lanjutnya, tanaman padinya yang belum waktunya dipanen sempat ditenggelamkan air banjir luapan Bengawan Solo dua hari yang lalu.

“Kalau sekarang saya panen paksa ya kemungkinan ada penurunan harga,” ujarnya. (samcb)

Leave a Comment