Share

BPBD Bojonegoro Berencana Buat Tampungan Lumpur Krondonan

Bojonegoro, 25/7 (Media Center) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, berencana membuat tampungan untuk menampung air bercampur lumpur yang keluar dari semburan di lima lokasi di Desa Krondonan, Kecamatan Gondang.

“Tampungan lumpur yang direncanakan dibuat untuk mengantisipasi dampak yang lebih besar,” kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bojonegoro Sukirno, di Bojonegoro, Senin (25/7).

Dampak yang kemungkinan terjadi, lanjut dia, akan berpengaruh di areal pertanian bawang merah di desa setempat yang luasnya sekitar 20 hektare.

Sesuai perhitungannya, lanjut dia, air bercampur lumpur yang keluar di lima lokasi di kawasan hutan itu sekitar 1 liter per detik. Suhu air yang keluar diperkirakan mencapai 60 derajat celsius.

“Kami mengimbau masyarakat tidak mendekat ke lokasi. Semburan yang keluar berbau belerang,” jelas dia.

Sekretaris Kecamatan Wilayah (Sekwilcam) Gondang Basuki menjelaskan air dan lumpur yang keluar dari semburan masuk ke tempat semacam kedung yang selama ini airnya biasa dimanfaatkan warga untuk menyirami tanaman bawang merah.

Dengan demikian, menurut dia, petani di desa setempat tidak akan bisa memanfaatkan lagi air yang ada di dalam kedung kalau tidak ada penanganan.

“Banyak ikan yang mati akibat pengaruh air dan lumpur yang masuk ke dalam kedung. Saat ini petani baru akan menanam bawang merah,” ucapnya.

Sebagaimana dilaporkan bahwa warga mengetahui ada semburan lumpur bercampur air di lima lokasi sejak Jumat (22/7).

“Posisi tanah di lokasi semburan miring,” ucap Basuki memberikan gambaran. (*/mcb)

Leave a Comment