Share

BPBD Bojonegoro Gelar Lokakarya Mitigasi Bencana

Bojonegoro, 14/12 (Media Center) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro menggelar lokakarya rencana tindak lanjut “Kegiatan mitigasi Struktural Partisipatif Desa Rendeng, Kecamatan Malo”. Kegiatan yang bertempat di gedung Pertemuan PKK Kabupaten Bojonegoro pada Rabu (14/12) ini diikuti 60an peserta dari berbagai sektor yang terkait kebencanaan di daerah bantaran sungai Bengawan Solo.

Pada acara ini dihadiri juga oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, Soehadi Moeljono serta para Narasumber dari BPBD, Camat Malo Soni Sumarsono serta Muspika Malo.

Panitia Pelaksana Sukirno, menyampaikan bahwa acara ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dari para peserta mengenai bencana banjir serta bagaimana mengantisipasinya.

Dalam sambutannya, Soehadi Moeljono menyampaiakan bahwa koordinasi dalam penanganan bencana di Bojonegoro sudah baik, namun harus terus ditingkatkan.

“Dalam penanganan banjir atau bencana ada pihak yang harus dapat bekerjasama. Mulai dari aparatur pemerintah, baik dari RT/RW, Pemerintah Desa maupun Pemerintah Daerah. Kedua dari para pengusaha, dan ketiga dari organisasi non provit, dalam penanganan banjir atau bencana”, imbuh Soehadi.

Ia juga menyampaikan apresiasi pada BPBD serta relawan yang sudah kerja keras dan sigap dalam menangani bencana banjir dan para korban yang terdampak saat sungai Bengawan Solo di Bojonegoro meluap seperti beberapa waktu lalu. Ia meminta pada pemdes untuk lebih proaktif untuk melakukan berbagai langkah antisipatif dalam menghadapi bencana yang bisa diprediksi tersebut.

“Dalam menangani banjir ini kami harap pemerintah desa bisa membuat rencana prioritas. Sehingga nanti kedepannya apa saja yang perlu disiapkan dan diperlukan bisa dipersiapkan atau ditanggulangi,” pungkasnya.(mcb/humas)

Leave a Comment