Share

BPBD Bojonegoro Gelar Workshop Kebencanaan Bagi Jurnalis

Hal ini dilakukan lantaran jurnalis di Bojonegoro sangat sering bekerja atau melakukan liputan tentang bencana yang ada di Bojonegoro.

Bojonegoro (Media Center) – Workshop kebencanaan bagi jurnalis dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro dilaksanakan pada 22-23 Februari 2014 di Taman Evakuasi Bahagia (EBAGA) yang berada di Kecamatan Trucuk, Bojonegoro, Jawa Timur. Hal ini dilakukan lantaran jurnalis di Bojonegoro sangat sering bekerja atau melakukan liputan tentang bencana yang ada di Bojonegoro.

Dalam sambutannya Kepala pelasana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Amir Syahid mengatakan, Kabupaten Bojonegoro selalu mengalami bencana banjir kiriman dari daerah yang ada di sepanjang Bengawan Solo. Dan diharapkan jurnalis menjadi salah satu elemen yang bisa membantu saat terjadi bencana di lapangan.

Dalam pelaksanaannya, jurnalis selalu membantu menangani, namun karena ketidaktahuan cara penanganan dimungkinkan malah menjadi korban. Seperti yang terjadi baru-baru ini di Gunung Sinabung yang memakan korban jiwa. Salah satu korban jiwa adalah salah satu jurnalis dari Televisi.

Dalam acara ini juga dihadiri oleh Dandim 0513, Sekretaris Daerah bidang perekonomian Setyo Yuliono dan narasumber dari Forum Peduli Bencana Indonesia (FPBI).

“Agar saat peliputan nantinya para jurnalis memperhatikan keselamatan dirinya, karena banyak contoh saat meliput ternyata karena lengah dan mengalami celaka,” ujar Setyo Yuliono saat memberi sambutan. Diharapkan setelah workshop ini ada sinergi pemberitaan, ada kesepakatan dgn para jurnalis yang berimbang. Dan ada koordinasi yang baik antara jurnalis, masyarakat dan BPBD. (lyamcb)

Leave a Comment