Share

BPBD Bojonegoro Imbau Masyarakat Waspadai Kebakaran

Bojonegoro (Media Center) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Jawa Timur, mengimbau masyarakat mewaspadai ancaman kebakaran, yang bisa terjadi sewaktu-waktu di musim kemarau, disebabkan berbagai faktor.

“Kami minta masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan dalam melakukan kegiatan sehari-hari, yang tidak memudahkan munculnya kebakaran,” kata Kepala BPBD Bojonegoro Andik Sudjarwo, Jumat (31/7).

Ia memberikan gambaran kebakaran yang terjadi di daerahnya, penyebabnya ada beberapa faktor, salah satunya, karena ada warga yang membakar sampah, tapi tidak ditunggui. Akibatnya, api yang berasal dari sampah kemudian menjalar membakar rumah warga.

“Panas kemarau dan angin kencang yang kemudian memudahkan terjadi kebakaran,” jelas dia.

Lainnya, lanjut dia, masyarakat juga harus lebih meningkatkan kewaspadaan dalam memanfaatkan kompor gas.

“Adanya kebocoran di kompor gas juga dengan mudah menimbulkan kebakaran rumah,” ucapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan pemicu terjadinya kebakaran pemukiman warga yang sering terjadi lainnya, yaitu hubungan pendek arus listrik. Masalahnya, banyak masyarakat di di daerah pedesaan yang jaringan listrik rumahnya tidak memanfaatkan kabel yang standar.

“Seyogyanya masyarakat segera mengganti jaringan kabel listrik di rumahnya dengan yang standar,” tandasnya.

Sesuai data di BPBD, sejak Januari-Juli ini telah terjadi 20 kali kebakaran, mulai kebakaran rumah, gudang, warung, juga tempat sampah, dengan kerugian mencapai Rp13 miliar lebih.

“Kerugian kebakaran terbesar terjadi di industri mebel milik Guntur, di Desa Sukorejo, Kecamatan Kota, hingga mencapai Rp12 miliar,” katanya.(sa/*mcb)

Leave a Comment