Share

BPBD Bojonegoro Kembangkan Desa Tangguh Bencana

Bojonegoro, 22/3 (Media Center) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Jawa Timur, mengembangkan Desa Kalisari, Kecamatan Baureno, yang selalu menjadi langganan banjir Bengawan Solo menjadi desa tangguh bencana, Rabu (22/3).

“Program desa tangguh bencana ini bertujuan menjadikan warga lebih siap dalam menghadapi bencana terutama banjir luapan Bengawan Solo,” kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bojonegoro MZ. Budi Mulyono, di lokasi kegiatan.

Menurut dia, Desa Kalisari, Kecamatan Baureno, selalu rutin menjadi langganan banjir Bengawan solo, sehingga warga di desa setempat harus lebih siap dalam menghadapi bencana banjir.

Selain itu, lanjut dia, desa setempat lokasinya juga jauh dari kota, sehingga warga di desa setempat harus lebih siap dalam menghadapi datangnnya bencana banjir juga yang lainnya.

Bahkan, lanjut dia, ada satu dusun yang lokasinya di utara Bengawan Solo, masuk wilayah Tuban.

“Ada 40 warga yang memperoleh materi dasar kebencanaan, kesiapsiagaan dan kedaruratan dalam menghadapi bencana terutama banjir Bengawan Solo,” jelas dia.

Warga yang sudah memperoleh pelatihan itu, lanjut dia, nantinya akan membentuk kelompok-kelompok dengan warga lainnya untuk menyediakan berbagai kebutuhan baik sebelum datang bencana banjir, banjir juga setelah banjir.

“Prinsipnya warga akan lebih siap dalam menghadapi bencana sehingga secara ekonomi tidak terganggu ketika terjadi banjir,” ucapnya.

Ia menambahkan BPBD juga sudah memberikan pelatihan kepada warga di Desa Pilangsari, Kecamatan Kalitidu, untuk menjadikan desa setempat menjadi desa tangguh bencana. (*/mcb)

Leave a Comment