Share

BPBD Bojonegoro Sarankan Tiga Rumah Direlokasi

Bojonegoro (Media Center) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyarankan kepada penghuni tiga rumah di Desa Kuncen, Kecamatan Padangan, bersedia direlokasi, karena rumahnya terancam longsor.

“BPBD sudah menyarankan kepada tiga warga penghuni tiga rumah di Desa Kuncen, agar bersedia direlokasi,” kata Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Bojonegoro MZ. Budi Mulyono, Senin (22/2).

Selain itu, lanjut Kepala BPBD Bojonegoro Andik Sudjarwo, saran juga disampaikan kepada Muspika Kecamatan Padangan, dan jajaran Desa Kuncen, agar membantu tiga penghuni rumah yang terancam longsor itu.

Caranya, lanjut dia, memindahkan tiga rumah warga itu, dengan menempati tanah desa atau tempat lainnya, agar aman.

“Tapi sampai saat ini tiga penghuni rumah di Kuncen itu, belum bersedia pindah, padahal kalau terjadi banjir luapan Bengawan Solo sekali lagi, jelas rumah itu akan hanyut terbawa air banjir,” jelas Budi.

Wakil Komandan Tim Reaksi cepat (TRC) BPBD Agus Salim, menambahkan di dua desa itu, ada lima lokasi yang tebing Bengawan Solo, terancam longsor. Jarak pemukiman warga dengan tebing yang terancam longsor berkisar 5-10 meter.

Menurut dia, tiga rumah di Desa Kuncen itu, sudah kritis, sebab jarak dengan tebing Bengawan Solo, hanya sekitar 1 meter.

“Keterangan warga di lokasi setempat selalu longsor setiap tahunnya. Longsornya cukup cepat hanya dalam waktu tiga tahun panjang longsor mencapai 100 meter,” ucapnya, menegaskan. (*/mcb).

Leave a Comment