Share

BPBD: Curah Hujan Tinggi, Bojonegoro Belum Tentu Banjir

Bojonegoro, 14/10 (Media Center) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memprediksi curah hujan pada bulan November hingga Desember 2016 mendatang sangat tinggi.

“Curah hujan tinggi sekali, pada november kisaran 100-500 mm, desember 150-570 mm,” ujar Kepala Pelaksana BPBD, Andik sudjarwo, Jumat (14/10).

Meski demikian, belum tentu terjadi banjir besar seperti pada tahun 2007 yang pernah menenggelamkan sebagian besar pemukiman warga yang tinggal di dalam wilayah Kecamatan Bojonegoro kota.

“Kalau banjir besar belum tentu terjadi, karena ada komponen penentu yang lain. Tidak serta merta curah hujan tinggi bisa jadi banjir besar,” tandasnya.

Sementara itu, Disnakertransos Kabupaten Bojonegoro, mulai membentuk kampung siaga bencana banjir di sejumlah lokasi. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi bencana banjir luapan sungai Bengawan Solo maupun banjir bandang di wilayah perbukitan.

“Kampung siaga banjir ini mengajak masyarakat untuk bisa mandiri menghadapi bencana, tidak mengandalkan pemerintah saja, ” kata Kepala Disnakertransos Bojonegoro Adi Witjaksono.

Sebelum membentuk kampung siaga banjir, warga memperoleh pelatihan dalam menghadapi bencana banjir, mulai evakuasi juga berbagai hal lainnya termasuk membuka dapur umum.

Saat ini Desa Sekaran, Kecamatan Balen sudah membentuk kampung siaga bencana banjir. Sementara desa lainnya yang terdampak belum ada.

“Kami berharap, Desa Sekaran menjadi desa percontohan bagi yang lain, bisa mengolah bantuan yang diberikan pemkab,” pungkasnya. (dwi/mcb)

Leave a Comment