Share

BPBD Minta Masyarakat Waspadai Kebakaran

Bojonegoro (Media Center) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengimbau  masyarakat untuk waspada kebakaran.

Kepala Pelaksana BPBD, Andik Sudjarwo, mengatakan, kerugian yang dialami korban kebakaran di Bojonegoro sejak Januari 2015 hingga bulan Agustus ini mencapai Rp 13 Miliar.

Dia mengungkapkan, rata-rata rumah milik warga yang hangus terbakar terbuat dari bahan kayu atau semi permanen. Penyebab kebakaran juga dianggap sepele, seperti membakar sampah atau lupa mematikan kompor.

“Penyebabnya ini dianggap sepele oleh masyarakat, tapi akibatnya fatal,” tandas Andik.

Pihaknya menghimbau, supaya masyarakat tidak meninggalkan lokasi pembakaran sampah, mematikan kompor, memastikan tidak ada kebocoran gas dari tabung LPG, mencabut stop kontak pada listrik, meletakkan obat nyamuk bakar pada tempat yang tepat, dan memastikan kondisi aman saat meninggalkan rumah.

“Terlebih suhu udara di Bojonegoro makin meningkat, yakni mencapai 35 derajat celcius yang mempercepat kebakaran,” tandasnya.

Dia mengungkapkan, BPBD telah mengalokasikan anggaran bagi para korban berupa santunan masing-masing rumah maksimal Rp5 juta. Selain itu juga sembako dan perlengkapan sehari-hari seperti pakaian, kasur, dan selimut.(dwi/*mcb)

Leave a Comment