Share

BPJS Kesehatan Bojonegoro Gencarkan Sosialisasi

Bojonegoro , 21/2 (Media Center) – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Bojonegoro terus gencarkan sosialisasi mengenai hak dan kewajiban serta kebijakan terbaru tentang implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Sosialisasi ini, salah satunya digelar atas permintaan salah satu badan usaha di Kecamatan Kalitidu, Senin (19/2). Tercatat ada sekira 2.000 pekerja dari perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan pengolahan tembakau ini yang terdaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan dan mengikuti sosialisasi.

Dijelaskan, untuk Peserta Pekerja Penerima Upah, sistem perhitungan pembayaran iurannya adalah sebesar 5% dengan komposisi 4% dibebankan kepada Pemberi Kerja dan 1% dibebankan kepada Pekerja dengan menanggung 5 (lima) jiwa yaitu suami, istri dan tiga orang anak. Sosialisasi kali ini selain memahamkan kembali mengenai hak dan kewajiban menjadi Peserta JKN-KIS juga mensosialisasikan mengenai sistem pembayaran baru Badan Usaha yaitu sistem pembayaran closed payment.

“Pada awalnya sistem pembayaran iuran Peserta JKN-KIS Badan Usaha adalah open payment dimana artinya Badan Usaha dapat menentukan sendiri jumlah yang dibayarkan, tidak berdasarkan tagihan. Hal ini tentunya akan menimbulkan masalah seperti ketidaksesuaian data pekerja dan data iuran yang ada di BPJS Kesehatan dengan data sebenarnya di Badan Usaha sehingga mengakibatkan adanya potensi pembayaran iuran yang kurang atau lebih secara akumulatif,” terang Vivien Novarina selaku perwakilan dari Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Bojonegoro.

Untuk mengantisipasi hal tersebut maka mulai 1 Februari 2018 diberlakukanlah sistem pembayaran closed payment dimana Badan Usaha membayar tagihan setiap bulannya sesuai dengan nominal yang ditagihkan oleh BPJS Kesehatan. Untuk Badan Usaha yang terdapat perbedaan data antara data yang ada di BPJS Kesehatan dengan yang ada pada Badan Usaha akan dilakukan rekonsiliasi untuk pencocokan ulang data tersebut.

“Dengan adanya sosialisasi oleh BPJS Kesehatan ini kami selaku perwakilan dari PT. Barokah Angkling Dharmo sangat berterima kasih, karena karyawan kami kini bisa memahami lebih jauh mengenai Program JKN yang dikelola oleh BPJS Kesehatan mulai dari hak mendapatkan pelayanan kesehatan sampai dengan kewajiban jumlah iuran yang harus dibayar oleh perusahaan dan pekerja” ungkap Manager Operasional PT. Barokah Angkling Darmo. (*bpjs/mcb)

Leave a Comment