Share

BPN Alokasikan 80 Ribu Bidang Tanah di Bojonegoro Untuk PTSL

Bojonegoro, 18/10 (Media Center) – Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah menadatangani nota kesepakatan dengan Badan Pertanahan Negara (BPN) wilayah Jawa Timur di Desa Leran Kecamatan Kalitidu, Rabu (17/10). Nota kesepakatan ini  terkait Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di Wilayah Bojonegoro dalam acara Launching “Gemara Sang Tatas Puldatis” atau Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas dan Pengumpulan Data Yuridis.

Dalam sambutannya, wanita yang akrab disapa Bu Anna ini menjelaskan,  bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro sangat mendukung program PTSL (Pendaftran Tanah Sistematis Lengkap) yang dilakukan oleh BPN.

“Tentunya dengan bersertifikatnya seluruh tanah milik warga Bojonegoro akan menaikan harga tanah tersebut. Hal ini akan memacu pertumbuhan ekonomi warga dan terkait status tanah juga,” ungkapnya.

Menurut Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional, Provinsi Jawa timur, Hery Santoso, launching Gemara Sang Tatas Puldatis di Kabupaten Bojonegoro ini adalah gerakan pendataan tanah dalam rangka persiapan PTSL tahun 2019.

“Gerakan ini sangat luar biasa karena di Jawa timur, baru ada di Kabupaten Bojonegoro yang melakukan gerakan ini yang didukung oleh kepala Desa dan masyarakat dengan kompak,” ungkapnya.

Ia menambahkan, program PTSL 2019 akan menambah 80.000 bidang tanah untuk diproses PTSL. Sementara di Kabupaten Bojonegoro di 2018 mendapat alokasi PTSL 65.000 bidang tanah dan di tahun 2017 sebelumnya ada 27.000 bidang tanah yang disertifikatkan melalui PTSL. (*lya/mcb)

Leave a Comment