Share

BPS Gelar Pelatihan Survei Sosial Ekonomi Nasional

Bojonegoro, 6/2 (Media Center) – Badan Pusat Statistik Kabupaten Bojonegoro, menggelar pelatihan petugas survey sosial ekonomi sosial untuk mencari data dasar antara lain bidang kesehatan, pendidikan, balita, tenaga kerja serta jenis lapangan usaha.

Abu Amar selaku Ketua Panitia Penyelenggara menyampaikan bahwa Pelatihan ini akan digelar dua gelombang yakni Gelombang I mulai tanggal 5-8 Februari sedangkan Gelombang II mulai tanggal 16-19 Februari dengan peserta mencapai 66 orang yang terdiri dari 47 Petugas Pencacah Lapangan dan 17 orang pengawas dan pemeriksa.

Kepala BPS Bojonegoro, Abdul Jalil menyampaikan bahwa susenas ini sudah 5 dasawarsa yang dimulai sejak tahun 1963. Susenas bulan Maret 2018 ini prioritas utama adalah kualitas data yang dihasilkan. Oleh karenanya tantangan utama kita adalah bagaimana menjaga kualitas data.

“Karena data BPS ini menjadi rujukan bagi semua pihak,” ujarnya..

Djalil menjelaskan bahwa data susesnas ini mulai perencanaan dan evaluasi yang dilakukan oleh pemerintah baik pembangunan nasional maupun sektoral lainya. Susenas ini bisa disebut juga Mother Of Survey . Dari 4 indikator tiga diantaranya menjadi acuan yakni tentang kemiskinan, indeks rasio dini dan indeks pembangunan masyarakat.

Sebagaimana MDGs yang kini menjadi SDGs dari 319 indikator SDGS tersebut 146 indikator merupakan data BPS, bahkan 97 diantaranya adalah murni BPS dab 39 indikator merupakan gabungan dari BPS, Kementerian dan Lembaga negara . Demikian pula di Bojonegoro data BPS ini menjadi rujukan.

Setelah Susenas tahun 2017 lalu terdapat peningkatan kualitas data yang dihasilkan oleh BPS. Salah satu keberhasilan Bojonegoro menurunkan angka kemiskinan dan mampu keluar dari 10 daerah miskin di Jawa Timur karena peranan data yang dihasilkan oleh BPS.(*mcb)

Leave a Comment