Share

Bulan Depan Proyek Jambaran – Tiung Biru Mulai Rekrut Naker

Bojonegoro, 22/1 (Media Center) – Perekrutan tenaga kerja (Naker) di proyek rekayasa, pengadaan, dan konstruksi fasilitas pemrosesan gas (Engineering, Procurement and Constructions Gas Processing Facility/EPC-GPF) Jambaran – Tiung Biru (JTB) di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, akan dimulai pada bulan Februari 2018 mendatang.

Jumlah tenaga kerja baik skill maupun unskill yang dibutuhkan selama konstruksi berlangsung sebanyak 3.600 orang. Sedangkan untuk tahun pertama tenaga kerja yang dibutuhkan sebanyak 2500 orang.

“Perkiraan kita bulan depan mulai perekrutan,” kata Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Disperinaker, Joko Susanto.

Proyek EPC – GPF JTB ini dilaksanakan oleh PT Rekayasa Industri (Rekind)-Japan Gas Corporation (JGC) – Japan Gas Corporation Indonesia (JGJI) dengan kendali di tangan Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC). Proyek konstruksi ini akan berlangsung selama 36 bulan atau tiga tahun.

Sekarang ini sudah banyak masyarakat Bojonegoro yang memasukkan lamaran untuk proyek di J-TB. Sesuai kesepakatan bersama, semua lowongan pekerjaan harus diinformasikan kepada Disperinaker. Sehingga masyarakat Bojonegoro bisa mendaftar melalui Pemkab.

“Ini lebih transparan untuk menghindari adanya penipuan atau makelar tenaga kerja,” tegas Joko.

Sedangkan untuk mekanisme perekrutan, PT Rekind serta konsorsiumnya JGC dan JGJI akan melakukan langsung seleksinya dengan difasilitasi Disperinaker Bojonegoro agar dapat dimonitor masyarakat luas.

Menurut Joko, dengan kerjasama yang dilakukan tersebut, maka tidak akan ada sistem outsourcing yang dinilai merugikan para tenaga kerja maks akan dibantu Pemkab untuk menyelesaikannya.

“Oh tidak ada sistem Jadi kalau ada masalah bisa kita fasilitasi,” pungkasnya.(*dwi/mcb)

Leave a Comment