Share

Bulog Bojonegoro: Raskin Hanya Cukup Sampai Februari

Bojonegoro (Media Center) – Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre III Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyampaikan, stok beras sampai saat ini hanya tersisa 2.200 ton.

Kepala Bulog Sub Divre III Bojonegoro, Efdal M Sulaiman, mengatakan, jumlah tersebut diprediksi hanya mampu memenuhi kebutuhan beras untuk warga miskin (raskin) hingga akhir bulan Februari 2016 saja.

“Tahun ini kami belum melakukan penyerapan,” ujarnya.

Hal ini menyebabkan, masyarakat Bojonegoro terancam tidak mendapatkan beras miskin (raskin) di akhir bulan Februari 2016 mendatang,

“Kami memperkirakan penyerapan dilakukan sekitar bulan Maret 2016. Sebab, pada bulan tersebut masyarakat petani baru mulai melakukan panen padi,” tukasnya.

Dia menyampaikan, apabila dakam waktu dekat sudah ada petani yang panen dan ingin menjual beras Bulog bersedia untuk membeli dengan harga yang disesuaikan instruksi presiden (inpres) nomor 5 tahun 2015.

Sementara itu, ketua komisi B DPRD Bojonegoro Sigit Kushariyanto, mengatakan, stok beras 2.200 ton yang saat ini ada di gudang bulog hanya mencukupi untuk satu setengah bulan.

“Sehingga pada akhir bulan Februari masyarakat dikhawatirkan tidak menerima raskin karena belum ada panen dan masa paceklik,” ujarnya.

Menurut dia, antisipasinya Bulog harus membuka selebar-lebarnya pembelian beras maupun gabah. Meskipun ada kekhawatiran apakah ada yang bersedia menjual ke Bulog karena harga pembelian dibawah pasar.

Lebih lanjut, Sigit mengungkapkan, pihak Bulog harus mampu bersaing dengan harga pasar atau saat ini harus segera mencari beras diluar daerah yang sekarang dalam masa panen agar kekurangan stok beras tidak terjadi.(dwi/mcb)

Leave a Comment