Share

Bulog Bojonegoro Sudah Lakukan Pembelian 110.153 Ton

Bojonegoro, 23/7 (Media Center) – Bulog Subdivre III Bojonegoro, Jawa Timur, sudah melakukan pembelian beras kualitas medium sebanyak 110.153 ton setara beras atau 100,14 persen melampaui target yang ditetapkan 110 ribu ton setara beras, per 22 Juli.

“Pengadaan tetap jalan tidak terpengaruh target yang sudah tercapai,” kata Kepala Bulog Subdivre III Bojonegoro Eldal Sulaiman, di Bojonegoro, Sabtu (23/7).

Ditanya target ia tidak menyebutkan, tapi pengadaan tetap mempertimbangkan harga beras yang berlaku di pasaran.

“Pemasukan beras kualitas medium rata-rata sekitar 500 ton setara beras per hari,” ucapnya.

Menurut dia, sepanjang harga di pasaran masih di bawah harga pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp7.300 per kilogram maka pengadaan tetap jalan.

“Fokus kita melakukan pembelian beras kualitas medium untuk stok beras sejahtera (rastra),” tambahnya.

Yang jelas, katanya, pengadaan di wilayah kerjanya Bojonegoro, Tuban dan Lamongan, tetap melibatkan gabungan kelompok tani (gapoktan), KTNA, termasuk jajaran TNI yang ikut terlibat langsung dalam pengadaan.

Kepala Dinas Pertanian Bojonegoro Akhmad Djupari, menjelaskan pemantauan yang dilakukan di sejumlah kecamatan, antara lain, Kanor, Sumberrejo, Kapas, juga kecamatan lainnya, harga gabah panenan baru berkisar Rp3.550-Rp3.600 per kilogram gabah kering panen (GKP).

Di daerah setempat, lanjut dia, panen tanaman padi sudah hampir mencapai 50 persen dari luas tanaman padi sekitar 40.000 hektare.

Sesuai data, HPP untuk gabah dengan kadar air maksimal 25 persen dan kadar hampa 10 persen sebesar Rp3.700 per kilogram GKP.

“Harga gabah di tingkat petani cukup bagus,” ucapnya. (*/mcb)

Leave a Comment