Share

Bulog Jaga Harga dan Kualitas Beras

Bojonegoro (Media Center) – Kepala Bulog Sub Divre III Efdal, menyampaikan dasar hukum program Raskin atau Beras Miskin adalah Instruksi Presiden No.5 tahun 2015 tentang kebijakan Pengadaan Gabah/Beras dan  penyaluran beras oleh pemerintah.

“Pada poin ketiga dari Inpres tersebut menjelaskan bahwa pelaksanaan pengadaan melalui pembelian gabah atau beras oleh Pemerintah dilakukan Perum Bulog,” ujar Efdal.

Efdal menyampaikan, ada tiga tugas pokok dari Perum Bulog kepada masyarakat diantaranya, ketersediaan. Bulog wajib melaksanakan pembelian gabah atau beras sesuai dengan ketentuan Harga Pokok Pembelian (HPP), serta wajib menjaga harga di tingkat petani. Sesuai Inpres, katanya,  harga pembelian pemerintah (HPP) untuk beras kualitas medium Rp7.300/kilogram, gabah kering panen (GKP)  Rp4.650/kilogram,  dan beras kualitas premium tergantung dengan kondisi pasar dengan ketentuan maksimum Rp8.900/kilogram.

Tugas kedua, lanjut dia, adalah keterjangkauan fisik dan ekonomi. Bulog harus menyediakan beras di seluruh wilayah NKRI, serta menyediakan dan menyalurkan beras bersubsidi (program raskin).

“Termasuk di Bojonegoro,” lanjutnya.

Yang ketiga, kata dia,  adalah stabilitas pasokan dan harga. Dimana Bulog harus mengelola cadangan beras pemerintah (CBP) dan melaksanakan Penyaluran Raskin dari titik distribusi ke titik bagi.

“Apabila kuantitas dan kualitas raskin tidak sesuai, maka tim koordinasi Raskin mengembalikan kepada Perum Bulog dan Perum Bulog dalam waktu 2 x 24 jam, harus menggantinya dengan kualitas dan kuantitas yang sesuai,” tegasnya.

Sesuai data di Bulog Subdivre III, pengadaan beras kualitas premium yang sudah berjalan di Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan, mencapai 500 ton/29 Agustus.

Yang jelas ia menjanjikan akan memfasilitasi pemilik penggilingan padi dan pedagang beras dengan dukungan babinsa, untuk bisa bermitra dengan bulog dalam pengadaan beras kualitas premium.

“Kami berharap target dalam pengadaan beras kualitas premium di daerah kami bisa tercapai, untuk mendukung stok pangan nasional,” tandasnya.(dwi/*mcb)

Leave a Comment