Share

Bupati Bojonegoro Laporkan Keterangan Pertanggungjawaban 2015

Bojonegoro (Media Center) – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Suyoto, Senin (7/3), melaporkan nota pengantar keterangan tentang pertangungjawaban APBD 2015, dalam sidang Paripurna DPRD, yang dipimpin langsung ketuanya Mitro’atin.

Dalam laporan nota pengantar tentang keterangan pertanggungjawaban 2015 itu, berisi 26 item urusan wajib, delapan item urusan pilihan, dan enam item tugas pembantuan.

Di dalam laporan pertanggungjawaban 2015 untuk urusan wajib, di antaranya, dilaporkan bahwa secara makro pendapatan asli daerah (PAD) 2015 terealisasi sebesar 115,92 persen, yaitu dari target sebesar Ro291,326 miliar, terealisasi sebesar Rp337,595 miliar.

Pada bagian dana perimbangan, juga dilaporkan bahwa dana perimbangan 2015 dengan target sebesar Rp2,071 miliar, terealisasi Rp1,958 triliun atau 95,5 persen.

“Dana perimbangan merupakan wujud dari desentralisasi fiskal yang berfungsi sebagai penyeimbang besarnya kewenangan Pemerintah daerah serta untuk mengungi kesenjangan fiskal antara Pemerintah dan Pemerintah Daerah,” paparnya.

Dari sisi anggaran belanja APBD bahwa khususnya anggaran belanja, secara akumulatif terealisasi 86,97 persen yaitu dari total plafon anggaran belanja sebesar Rp3,270 triliun lebih, terealisasi sebesar Rp2,844 triliun lebih.

Selain itu, dari sisi anggaran pembiayaan APBD 2015 disampaikan bahwa sisi penerimaan pembiayaan daerah dari target tyang ditetapkan sebesar Rp390,897 miliar lebih, terealisasi Rp381,624 miliar atau 97,63 persen.

Sisa lebih perhitungan anggaran sebelumnya dari target Rp370,132 miliar lebih terealisasi Rp370,132 miliar, dengan capaian 100 persen.

Penerimaan investasi jangka panjang non permanen dari target Rp20,765 miliar lebih terealisasi Rp11,491 miliar dengan capaian 55,34 persen.

Sisa pengeluaran pembiayaan daerah dari target Rp102,500 miliar terealisasai Rp102,500 miliar, dengan capaian 100 persen.(*/mcb)

Leave a Comment