Share

Bupati Bojonegoro Bahas Pengelolaan Sumur Minyak

BBS BOJONEGORO OPTIMISTIS MAMPU KELOLA SUMUR MINYAK
Oleh Slamet Agus Sudarmojo

Bojonegoro Bupati Bojonegoro Suyoto memimpin rapat dengan SKK Migas, Pertamina EP Asset 4 Cepu, Jawa Tengah dan PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) untuk membahas pengelolaan lapangan sumur minyak tua di Kecamatan Kedewan, Rabu.

Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, menyerahkan pengelolaan lapangan sumur minyak tua kepada PT BBS, BUMD milik pemkab, dengan jangka waktu setahun.

“Secara garis besar kontrak meliputi pekerjaan monitoring pengelolaan sumur-sumur minyak Wonocolo dan sekitarnya di Kecamatan Kedewan, termasuk pengelolaan sosial dan lingkungan,” kata Direktur PT BBS Bojonegoro Toni Ade Irawan, di Bojonegoro.

Ikut dalam rapat pembahasan pengelolaan sumur minyak tua, antara lain, Asisten Sekda Bidang Pembangunan Setyo Yuliono, dan Kepala Divisi Operator Pengeboran dan Sumur SKK Migas Ngatijan.

Selain itu juga “Field Manager”Pertamina EP Asset 4 Cepu, Agus Amperiyanto, dan Kepala Urusan Operasi SKK Migas Wilayah Jabanusa Ahmad Frkhan A.

Sesuai kontrak, menurut Toni, BBS bertugas mengawasi kegiatan angkat, angkut produksi minyak yang dilakukan para penambang termasuk ketaatan pengiriman minyak ke PEP sesuai dengan spesifikasi minyak yang dipersyaratkan.

Selain itu juga melakukan pengawasan penambangan sumur minyak”ilegal”, penyulingan minyak secara tradisional dan pengiriman produksi minyak mentah dengan kendaraan sepeda motor (rengkek).

“BBS harus membuat laporan kepada PEP dalam pengelolaan sumur minyak tua dua pekan sekali,” jelas dia.

Begitu pula,menurut dia, di dalam kontrak BBS juga bertanggung jawab membuat “CSR” yang sesuai dengan usaha pemberdayaan para penambang.

“Kami optimistis mampu mengelola lapangan sumur minyak tua di sejumlah desa di Kecamatan Kedewan,” katanya menegaskan. (d1/detakpos)

Leave a Comment