Share

Bupati Bojonegoro Dukung Program Bina Swadaya

Bojonegoro, 7/9 (Media Center) – Memasuki hari kedua temu usaha peluang pengembangan kewirausahaan sosial melalui koperasi yang digelar oleh Exxon Mobil Cepu Limited (EMCL), operator Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, bersama mitranya Yayasan Bina Swadaya menggelar pertemuan yang menghadirkan pihak perbankan, pengusaha dan pelaku usaha di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban. Acara yang berlangsung di Ruang Partnership Lantai 4 Gedung Pemkab Bojonegoro, Kamis (7/9) dibuka oleh Bupati Bojonegoro, Suyoto. Hadir dalam kesempatan ini perwakilan dari Bank Indonesia serta perbankan yang ada di Kabupaten Bojonegoro.

Menurut Suyoto, dalam acara ini tidak sekedar mengenalkan, mengetahui dan akhirnya berkenalan nantinya akan berlanjut pada adanya kerjasama. Karena ekonomi riil seperti ini harus tumbuh dan berkembang baik yang bergerak di bidang produsen, pedagang ataupun sektor jasa.

“Sektor ini (koperasi) dinilai memberi banyak kontribusi mulai penyerapan tenaga kerja dan munculnya industri dan ekonomi kreatif,” tukasnya.

Kepada seluruh peserta, bupati yang akrab disapa Kang Yoto ini mengingatkan pentingnya untuk promosi. “Istilah jawanya adalah Gedabrus yang bermakna positif, dari Gedabrus ini menjadi naik tingkat menjadi rembugan atau berdialog,” jelasnya.

Saling berdialog untuk meningkatkan hidup, berkomunikasi melalui kata-kata dan dialog ini juga bermakna membuang prasangka untuk mewujudkan cita-cita masa depan yang lebih baik. Diharapkan dengan pertemuan ini akan menambah ilmu dan menghadirkan masa depan yang lebih baik dengan bersama-sama.

Dave A Setha, External Relations Manager EMCL, mengatakan, melalui Program Pendukung Operasional (PPO) mendukung pelaku usaha di sekitar kawasan eksplorasi untuk mengembangkan diri.

“Bahkan menggandeng pihak ketiga yakni Yayasan Bina Swadaya untuk melakukan pendampingan kepada para pelaku usaha dan KSM,” imbuhnya.(*dwi/mcb)

Leave a Comment