Share

Bupati Bojonegoro Jadi Duta Sanitasi

Salah satu Non Goverment Organization (NGO) NSV dari Belanda menobatkan Bupati Bojonegoro, Suyoto sebagai duta sanitasi. Terpilihnya Bupati Bojonegoro yang akrab dengan panggilan Kang Yoto ini karena kiprahnya mengaplikasikan ODF di Bojonegoro.

Depok (Media Center Bojonegoro) – Salah satu Non Goverment Organization (NGO) NSV dari Belanda menobatkan Bupati Bojonegoro, Suyoto sebagai duta sanitasi. Terpilihnya Bupati Bojonegoro yang akrab dengan panggilan Kang Yoto ini karena kiprahnya mengaplikasikan ODF di Bojonegoro.

Suyoto mengatakan, di awal masa pemerintahannya, jumlah kepemilikan WC sangatlah rendah. Demikian pula kesadaran masyarakat Bojonegoro untuk berperilaku hidup bersih dan sehat. Di hadapan peserta Konferensi Anak Indonesia tahun 2014, Kang Yoto menuturkan bahwa kesehatan dan WC bagi sebagain masyarakat saat itu dianggap tidak penting. Namun seiring perkembangan jaman maka kepemilikan jamban menjadi sangat dibutuhkan.

Mengubah paradigma masyarakat ini tidak bisa dilakukan dengan hanya sekedar gerakan dan perintah. Namun pemberdayaan membuat program penuntasan ODF ini berhasil.

Ia menceritakan bahwa aktifitas Buang Air Besar banyak dilakukan disembarang tempat. Untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tidak sekedar melalui ajakan namun melibatkan beberapa stakeholder diantaranya adalah ulama, anak-anak, bahkan pemuda. Dari sinilah ternyata menjadi jara jitu untuk meningkatkan kesadaran para orang tua tentang pentingnya kesehatan masyarakat.

Cara-cara pendekatan berbasis pemberdayaan ini ternyata menjadikan program ini menunjukkan perhatian yang luar biasa kini ditahun 2014 dari 430 desa diwilayah Bojonegoro 113 desa sudah dinyatakan ODF. Dari keberhasilan itulah maka pada Bulan Juli lalu Bupati Bojonegoro mendapatkan undangan dari 7 kabupaten di Provinsi Lampung untuk menceritakan keberhasilan menuntaskan ODF diwilayahnya. Tak hanya itu, Bupati juga menyampaikan tentang konsep desa sehat dan cerdas yang kini di gagas oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Bojonegoro.(humas/**mcb)

Leave a Comment