Share

Bupati Bojonegoro: Komunikasi Kepada Masyarakat Harus Berdasarkan Data

Bojonegoro, 8/5 (Media Center) – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Suyoto mengatakan membangun komunikasi yang efektif harus berdasarkan data-data sebagai usaha meyakinkan orang agar bersedia mendukung sesuatu yang sedang dikerjakan.

”Komunikasi adalah bagaimana meyakinkan dan membuat orang untuk mendukung pemahaman kita atau apa yang kita lakukan, untuk membangun komunikasi kita dengan publik itu harus benar benar didasari dengan data-data, karena pemahaman masyarakat kita yang beraneka ragam,” kata dia kepada 22 Mahasiswa Pasca Sarjana Fisip Universitas Brawijaya Surabaya, yang dipimpin Dr.Antoni, di Bojonegoro, Senin (8/5).

Ia mencontohkan bahwa budaya yang ada yaitu menyalahkan dan mempercayai gosip atau suka “rasan-rasan”.

Maka cara mengatasinya, menurut dia, dengan memberikan data yang riil kalau ada pengaduan dilengkapi denga laporan yang sudah dilakukan.

Lebih lanjut ia menjelaskan daerahnya ketika awal dirinya menjabat saat itu infrastuktur dasar mulai jalan, pendidikan dan kesehatan memang jalan, akan tetapi masih jauh dari harapan.

“Kita tidak menyangkal memang demikianlah realita yang terjadi ditengah masyarakat kita dan benar pula keadaan kala itu seperti itu,” tuturnya.

Dari hal itulah, katanya, untuk membangun komunikasi harus mampu meyakinkan publik yang tentunya tak sekedar meyakinkan namun disertai data yang valid.

“Bisa dibayangkan bagaimana kerja keras kita untuk menjelaskan,” jelas dia.

Ia mencontohkan ajuan anggaran pembangunan sesuai kebutuhan publik senilai Rp9,2 triliun, namun kekuatan anggaran daerah hanya di angka Rp2 triliun.

“Pastinya suatu hal yang mustahil untuk menyetujui semua keinginan publik,” ujarnya menegaskan.

Menghadapi hal itu, menurut dia, tetap diupayakan untuk disampaikan kepada publik bahwa pilihan dan kondisi yang terjadu demikian adanya.

“Dalam membangun komunikasi kita menggunakan realita,” tandasnya.

Kadang ada contoh yang harus kita tegaskan secara gamblang kepada publik.

Karenanya membangun komunikasi di Bojonegoro adalah bagaimana membangun kepercayaan publik dan mengubah pola pikir untuk berpikir positif, berpikir kreatif kepada seluruh masyarakat. (*/mcb)

Ketua Prodi S2 Fisip Unbraw Dr.Antoni

Leave a Comment