Share

Bupati Bojonegoro Wacanakan Pembangunan Gedung Budaya

Saya akan mengajak berbagai lapisan masyarakat berbincang-bincang untuk menentukan bagaimana idealnya bentuk Gedung Budaya

Bojonegoro (Media Center) – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim), Drs H Suyoto MSi, mengeluarkan wacana membangun gedung Pusat Budaya dan Industri Kreatif di daerahnya dengan meminta masukan dari berbagai pihak agar realisasinya bisa tepat sasaran.

“Pemkab sangat membutuhkan masukan berbagai pihak baik seniman juga masyarakat lainnya agar rencana pembangunan Gedung Budaya dan Industri Kreatif bisa benar-benar terbangun secara maksimal,” katanya, Jumat (17/1/2014).

Ia mengharapkan berbagai lapisan masyarakat terutama seniman yang ada di daerahnya bisa memberikan masukan gagasan membangun Gedung Budaya dan Industri Kreatif, sehingga kalau sudah ditemukan gambaran idealnya baru akan dilakukan tahap desain rinci bangunannya.

“Saya akan mengajak berbagai lapisan masyarakat berbincang-bincang untuk menentukan bagaimana idealnya bentuk Gedung Budaya dan Industri Kreatif nantinya,” paparnya.

Mengenai besarnya biaya, ia menjelaskan dengan adanya gambaran desain rinci bangunan baru bisa ditentukan besarnya biaya pembangunannya.

“Mengenai lokasinya tidak ada masalah. Bisa memanfaatkan tanah Kantor Puskud atau tanah Kantor Dinas PNFI Dinas Pendidikan,” katanya, memberikan gambaran.

Bahkan, ia menegaskan kemungkinan Gedung Budaya dan Industri Kreatif tersebut bisa berlantai empat atau lima, karena di lokasi setempat harus mampu menampung berbagai kegiatan dan sebagai pusat pembelajaran masyarakat mengenai kebudayaan.

Ia memberikan gambaran di Gedung Budaya dan Industri Kreatif nantinya harus bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan kesenian, serta bisa dimanfaatkan untuk kegiatan industri kreatif, seperti batik “Jonegoroan”.

Ia juga berniat akan menyimpan berbagai barang miliknya yang merupakan cendera mata dari berbagai pihak selama menjabat sebagai Bupati Bojonegoro di musim sebagai kenangan-kenangan.

“Yang jelas di lokasi setempat ada ruang pameran, ruang kesenian, bahkan juga ada panggung teater,” jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, di lokasi setempat juga akan menyatu dengan perpustakaan, musium, bahkan juga akan dilengkapi dengan pusat pembelajaran masyarakat dalam menghadapi bencana terutama banjir.

“Masyarakat bisa belajar berbagai budaya Bojonegoro di gedung setempat sekaligus berekreasi,” katanya, menegaskan.

“Masyarakat umum bisa mengetahui dari dekat potensi Bojonegoro sekaligus belajar kebudayaan di Gedung Budaya. (samcb)

Leave a Comment