Share

Bupati Bojonegoro Minta Desa Lebih Produktif Agar Naik Kelas

Bojonegoro, Media Center – Bupati Bojonegoro Anna Muawanah meminta kepada desa-desa di wilayahnya lebih produktif dan inovatif dalam membuat terobosan guna meningkatkan pembangunan dan menumbuhkan ekonomi masyarakatnya.

Permintaan bupati perempuan pertama Bojonegoro itu, dikarenakan hingga saat ini dari 419 desa yang tersebar di 28 Kecamatan masih terdapat 19 desa berstatus tertinggal. Kemudian, tiga desa berstatus mandiri, 74 desa maju, dan 123 desa berkembang. Sedangkan status desa sangat tertinggal tidak ada.

Menurut Bu Anna, sapaan akrab Bupati Bojonegoro, masih adanya status desa tertinggal ini, lanjuta Bu Anna, sapaan akrab Bupati Bojonegoro, perlu ditingkatkan.

“Desa harus berinovasi menumbuhkan ekonomi masyarakat untuk mengentaskan kemiskinan, serta polemik lain. Agar status desa tertingga bisa berubah menjadi desa berkembang. Begitu juga lainnya yang berkembang bisa menjadi maju, dan mandiri,” tuturnya saat menghadiri Forum Koordinasi dan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa Se- Kecamatan Balen, Selasa (10/12/2019), di Balai Desa Sobontoro,

Ditegaskan, kepala desa sebagai penanggung jawab tingkat desa diharapkan dapat memberikan pemahaman tentang peningkatan kriteria desa melalui pembangunan. Oleh karena itu, desa dituntut lebih produktif dan inovatif lagi dalam mengelola anggran, serta pemberdayaan masyarakat untuk pembangunan desa kedepannya.

“Untuk itu aparaturnya juga perlu ditingkatkan kapasitasnya agar lebih baik lagi,” tandasnya.

Klasifikasi status tersebut didasarkan dari Indeks Desa Membangun (IDM). Ada lima status kemajuan dan kemandirian desa. Yakni desa sangat tertinggal, desa tertinggal, desa berkembang, desa maju dan desa mandiri.

Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan dan Pembangunan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD), Agus Raharjo, menjelaskan, pihaknya telah berupaya meningkatkan status desa tertinggal. Seperti meningkatkan aktivitas ekonomi di desa melalui BUMDes.

“Juga menggali potensi-potensi desa, dan meningkatkan sumber daya manusia,” pungkasnya.

Berdasarkan data dari website resmi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), 19 desa berstatus tertinggal tersebar di Kecamatan Balen, Temayang, Baureno, Kasiman, Sugihwaras, Sumberjo, Kepohbaru, Gondang, Kedungadem, Tambakrejo, dan Padangan.(Dwi)

Leave a Comment