Share

Bupati Bojonegoro Minta Rekrutmen Pekerja Gas Terbuka

Bojonegoro (Media Center) – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Suyoto, meminta kepada Pertamina EP Cepu (PPEC) dalam proses rekrutmen para pekerja proyek pengembangan lapangan gas Jambaran-Tiung Biru (TBR) dilaksanakan secara terbuka.

“Kami minta proses rekrutmen tenaga kerja pengembangan lapangan gas Jambaran-TBR dilaksanakan secara terbuka dan mengutamakan asas sosial,” katanya, dalam pertemuan dengan “General Manager Project” Jambaran-TBR Pertamina EP Cepu Bob Wikan, di Bojonegoro, Rabu (27/1).

Ia juga meminta tenaga kerja yang direkrut di dalam proyek gas itu tidak melibatkan anak-anak, sehingga tidak menganggu program “Ayo Sekolah”, yang dicanangkan pemerintah kabupaten (pemkab).

Oleh karena itu, ia meminta camat juga disnakertransos ikut mengawal pelaksanaan proses rekrutmen tenaga kerja pengembangan lapangan gas Jambaran-TBR, yang akan dimulai awal Februari ini.

Ia juga meminta harga material dalam proyek wajar, agar kontraktor lokal tidak merugi, sebagaimana yang terjadi dalam proyek minyak Blok Cepu, dengan kontraktor PT Tripatra-Samsung, jakarta.

Pada kesempatan itu, “General Manager Project” Jambaran-TBR Pertamina EP Cepu Bob Wikan, memperkirakan proyek pengembangan lapangan gas Jambaran-TBR membutuhkan sekitar 5.000 tenaga kerja.

“Pada pelaksanaan proyek akan melibatkan sekitar 5.000 tenaga kerja, tapi setelah selesai hanya tinggal 300 tenaga kerja,” jelas dia.

Lebih lanjut ia menjelaskan pekerjaan yang akan segera dimulai yaitu pekerjaan sipil, senilai Rp65 miliar, yang akan dikerjakan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, awal Februari.

Pekerjaan itu, katanya, antara lain, pembangunan jembatan, pembangunan jalan, termasuk pembangunan tapak sumur gas, juga pekerjaan lainnya.

Setelah itu, menurut dia, akan dilaksanakan pembangunan “gas processor facilities” (GPF), senilai Rp20 miliar, yang akan dimulai Juli 2016.

Sesuai jadwal, katanya, pekerjaan proyek pengembangan lapangan gas Jambaran-TBR, selesai Oktober 2018.

Lebih lanjut ia menjelaskan produksi lapangan gas Jambaran-TBR, di Kecamatan Tamabkarejo, akan dimulai Oktober 2018.”Secara bertahap akan naik, hingga mencapai puncaknya kuartal pertama 2019,” paparnya.

Sesuai target, lanjut dia, produksi puncak lapangan gas Jambaran-TBR, mencapai 315 juta standar kaki kubik per hari, dengan perhitungan produksi gas bersih sebesar 185 juta standar kaki kubik per hari.

Produksi gas yang dihasilkan, katanya, sebesar 85 juta standar kaki kubik per hari, akan dimanfaatkan PT Pupuk Kujang Cikampek, Jawa Barat dan 100 juta standar kaki kubik, akan dimanfaatkan Pertamina. (*/mcb)

Leave a Comment