Share

Bupati Bojonegoro Optimis DBH Migas 2016 Meningkat

Bojonegoro (Media Center) – Bupati Bojonegoro, Suyoto, mengatakan, harga minyak mentah dunia yang cenderung mengalami penurunan dan bahkan diperkirakan menurun sampai akhir tahun ini. Hal ini telah  berdampak terhadap penurunan target penerimaan yang berasal dari dana bagi hasil (DBH) Migas 2015.

“Kami telah mengkaji dan melakukan analisis rasionalisasi belanja pada APBD Perubahan 2015 yang telah mendapat persetujuan DPRD dan saat ini proses evaluasi gubernur,” ujarnya, Senin (12/10).

Walaupun pada APBD Perubahan 2015, pendapatan yang berasal dari DBH Migas mengalami penurunan dari target yang telah ditetapkan di APBD Induk, semua harus optimis bahwa untuk 2016 kemungkinan besar pendapatan dari DBH Migas mengalami peningkatan.

Kondisi ini dengan asumsi pada tahun 2016 Blok Cepu yang dikelola EMCL sudah mencapai puncak produksi sehingga total produksi Minyak di Bojonegoro diproyeksi mencapai 231.000 barrel/hari atau sekitar 83,4 juta barrel/tahun.

“Sehingga target pendapatan dari DBH Migas dalam Rancangan APBD 2016 ditargetkan mengalami peningkatan Rp320,5 Milyar,” tandasnya.

Sementara itu, diprediksi kondisi sampai dengan 2016 pertumbuhan ekonomi yang ditopang oleh aktivitas ekonomi masyarakat Kabupaten Bojonegoro, menunjukkan tingkat produktivitasnya masyarakat yang semakin meningkat.

“sehingga APBD mampu berfungsi sebagai triger pembangunan ekonomi,” tandasnya.(dwi/*mcb)

Leave a Comment