Share

Bupati Bojonegoro Pantau Harga Sembako Pasar Tradisional

Bojonegoro (Media Center) – Bupati Bojonegoro Suyoto memantau harga sembako terutama komoditas daging sapi di sejumlah pasar tradisional di daerahnya untuk memastikan tidak terjadi gejolak harga selama Puasa Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, Kamis (16/6).

“Harga daging di Bojonegoro berkisar Rp95.000-Rp98.000 per kilogram. Harga daging sapi ini terendah di Indonesia,” katanya, di Pasar Kota Bojonegoro, Kamis (16/6).

Dalam kegiatan itu, ia didampingi Asisten II Sekretaris Daerah Setyo Yuliono dan Direktur Perusahaan Daerah (PD) Pasar kota Sugik.

Selain memantau harga daging sapi, ia juga memantau harga sejumlah komoditas di pasar setempat dan memeriksa program telepon selular aplikasi “erly warning” terkait harga pasar. Di dalam aplikasi itu dilaporkan harga berbagai komoditas.

Menurut dia, aplikasi telepon selular itu juga dimiliki sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di jajaran pemkab juga disambungkean ke kepolisian resor (polres) dan Kecamatan Kota.

Dengan aplikasi itu, katanya, kalau terjadi kenaikan harga komoditas yang menonjol maka pejabat terkait akan turun ke lapangan untuk mengetahui penyebabnya.

“Kalau kenaikannya janggal maka polisi akan turun melakukan penyelidikan,” katanya, menegaskan.

Pada kesempatan itu Kepala Disperindag BOjonegoro Basuki, menjelakan sejumlah komoditas di pasar tradisional di daerahnya cenderung turun, karena dipengaruhi pasokan yang mencukupi.

Ia menyebutkan harga komoditas yang turun yaitu beras Ir 64 kualitas premium turun menjadi Rp8.500 per kilogram yang semula Rp9.000 per kilogram. Gula turun menjadi Rp15.500 per kilogram yang semula Rp15.600 per kilogram. Selain itu minyak curah turun Rp11.500 per liter yang semula Rp2.000 per liter. (*)

Leave a Comment