Share

Bupati Bojonegoro Pantau Kesiapan Pencegahan Corona Melalui Video Conference

Bojonegoro, Media Center – Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah melakukan video conference dengan 28 Camat untuk memantau kesiapan tiap kecamatan dalam menghadapi penyebaran virus corona atau covid-19 di masing-masing wilayahnya, Kamis (19/3/2020) siang. Video conference dilaksanakan di Command Center Gedung Pusat Informasi Publik (PIP) Jalan AKBP. M. Soeroko No 11 Bojonegoro.

Bu Anna, sapaan akrabnya, dalam arahannya meminta kepada seluruh camat agar memberikan himbauan kepada masyarakat untuk mengurangi kegiatan di luar rumah, apalagi yang terdapat keramaian sampai bulan April kedepan. Tujuannya mengurangi kontak dengan orang banyak.

“Kalau tidak ada acara yang begitu penting, jangan keluar rumah,” pesannya.

Selain itu Bupati juga meminta kepada masyarakat agar sadar diri akan kebersihan lingkungan, kesehatan dan keselamatannya serta aktif melaporkan atau memeriksakan diri kepada petugas kesehatan yang ada di wilayah masing-masing apabila habis bepergian terutama keluar Kota.

“Ini untuk memastikan kondisi kesehatanya,” pesan Bupati.

Pemkab Bojonegoro telah melakukan sejumlah upaya praktis untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran virus corona. Yakni dengan menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 2 Tahun 2020 tentang Kejadian Luar Biasa (KLB) Non Alam dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Virus Corona atau Covid-19 tertanggal 15 Maret 2020.

Selain itu, menyampaikan informasi dan edukasi kepada masyarakat terkait virus corona melalui Puskesmas, siaran radio dan media massa, serta menjadikan RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo sebagai Rumah Sakit Rujukan pasien virus corona, melakukan pertemuan program surveilans (disampaikan pencegahan dan penanggulangan dan tatalaksana PD3I bagi petugas Puskesmas dan Rumah Sakit se Kabupaten Bojonegoro).

Juga mengusulkan 2 RSUD tambahan sebagai backup, Koordinasi dengan Polres, Kodim 0813 serta Kantor Imigrasi Bojonegoro terkait pelacakan kepulangan warga Bojonegoro dari Negara terjangkit virus corona dan melakukan pemantauan kepada warga Bojonegoro yang datang dari Negara terjangkit virus corona selama 14 hari, Skrining kepada warga yang baru datang dari luar kota di Poskes Stasiun dan Terminal Bojonegoro dengan mengisi kartu kewaspadaan corona, membuka pusat Informasi Covid-19 di call center 08113251666, dan mengupayakan penerapan protokol pencegahan Covid-19 di Transportasi dan Area Publik, untuk penyelanggaraan acara skala besar, di pasar, pedagang kaki lima dan restoran, area institusi pendidikan, komunikasi publik.

Sampai saat ini di Bojonegoro belum ditemukan pasien positif corona. Namun begitu, di Jawa Timur terdapat satu pasien positif corona meninggal dunia.(Dwi)

Leave a Comment