Share

Bupati Bojonegoro Pantau Kondisi Jalan Pasca Hujan dan Banjir

Bojonegoro, 16/2 (Media Center) – Banyaknya pengaduan masyarakat terkait rusaknya akses jalan di beberapa wilayah di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, membuat Bupati Bojonegoro, Suyoto berkeliling ke desa-desa guna memantau langsung kondisi jalan. Jalan dipantau baik jalan poros desa, kecamatan maupun jalan nasional.

Bupati yang akrab disapa Kang Yoto ini mengungkapkan, berhari-hari ini dirinya memilih berkeliling untuk melihat langsung kondisi jalan setelah diguyur hujan dan banjir. Hasilnya, banyak jalan Bojonegoro yang rusak, tapi ada juga jalan yang tangguh.

Menurut dia, jalan yang sudah dipondasi dengan cor jauh lebih kuat dibanding dengan jalan paving. Kemudian jalan yang diaspal jauh lebih lemah dibanding dengan jalan yang sudah dipaving.

Namun dirinya mengakui untuk membangun jalan cor tidak murah karena diperlukan hampir Rp4 miliar untuk setiap satu kilo meternya.

“Tapi saya percaya dengan konsistensi, kesungguhan dan fokus, pada beberapa tahun kedepan jalan-jalan yang labil sekalipun kita bisa membangunnya dengan cor,” ujar pria berkacamata ini, Rabu (15/2).

Apalagi, menurut dia, kalau semua masyarakat berpartisipasi untuk merawat, menjaga dan menggunakan jalan secara arif dan bijak.

“Saya yakin dua empat tahun, satu dua tahun ke depan akan jauh lebih baik,” ujar

Soal kerusakan jalan nasional di wilayah Bojonegoro yang dikeluhkan masyarakat, kata Kang Yoto, mengaku bersama staffnya terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi.

“Bahkan dua minggu ini saya telah memerintahkan agar lobang-lobang yang menganga ditambal,” lanjutnya.

Ia menegaskan, walaupun jalan yang diperbaiki merupakan tanggungjawab pusat dan provinsi, pihaknya tetap menangani.

“Tentu dengan tata kelola yang benar sebelum, sesaat dan sesudah difoto dan kemudian kita buat kerjasama dengan pemerintah pusat dan provinsi,” kata Kang Yoto, menjelaskan.(dwi/mcb)

Leave a Comment