Share

Bupati Bojonegoro Presentasi Soal Dana Abadi Migas

Bojonegoro (Media Center) – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Suyoto, mempresentasikan kepada Bank Dunia di Jakarta soal perolehan dana bagi hasil (DBH) juga keuntungan dari penyertaan modal dalam pengelolaan migas di daerahnya yang akan dijadikan dana abadi, Jumat (9/10).

“Pagi ini saya di Jakarta bertemu dengan Bank Dunia untuk mempresentasikan soal perolehan keuntungan dalam pengelolaan migas yang akan menjadi dana abadi,” katanya, di Jakarta, Jumat (9/10).

Ia menjelaskan presentasi yang akan disampaikan kepada Bank Dunia tersebut terkait pemanfaatan dana abadi dari sektor migas, agar bisa tepat dan benar.

“Nantinya Bank Dunia akan mengkaji pola pemanfaatan yang tepat dana abadi perolehan dari sektor migas,” ucapnya, menegaskan.

Pemanfaatan itu, lanjut dia, meliputi pemanfaatan dana abadi migas untuk peningkatan sumber daya manusia (SDM), kesehatan, pembangunan infrastruktur, juga berbagai keperluan lainnya.

Di berbagai kesempatan di Bojonegoro, ia menjelaskan perolehan DBH migas juga keuntungan penyertaan modal dalam pengelolaan minyak Blok Cepu, bisa berkisar Rp15 triliun-Rp25 triliun, dalam beberapa tahun mendatang.

Perolehan keuntungan pengelolaan migas secara signifikan, lanjut dia, akan terjadi setelah produksi minyak Blok Cepu, di daerahnya mencapai produksi puncak sekitar 205 ribu barel/hari, yang ditarget bisa direalisasikan akhir 2015.

Ia memberikan gambaran pemanfaatan dana abadi itu, antara lain, bisa dimanfaatkan untuk memberikan bea siswa kepada siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, juga dipinjamkan kepada warganya yang melanjutkan sekolah ke luar negeri.

“Kami sudah mengawali dengan membeli saham di Bank Pembangunan Daerah (BPD) Provinsi Jawa Timur,” ucapnya. (sa/mcb)

Leave a Comment