Share

Bupati Bojonegoro: Sudah Tak Ada Yang Terisolir

Bojonegoro (Media Center) – Bupati Bojonegoro, Drs H Suyoto, menyebutkan saat ini sudah tidak ada wilayah yang terisolir akibat luapan Sungai Bengawan Solo.

“Kalau pada tahun 2008 lalu, ada 2 Desa yang sempat terisolir saat air bengawan solo datang dengan tiba-tiba, sehingga warga tidak sempat menyelamatkan diri dan barang yang berharga” ujar Suyoto.

Kondisi tersebut sudah berbeda dengan yang terjadi pada tahun-tahun ini. Menurutnya, baik itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro maupun masyarakat, sudah lebih akrab dengan datangnya banjir rutin.

“Masyarakat bantaran Sungai Bengawan Solo ini, sudah tidak perlu lagi takut apalagi memusuhi banjir,” tambahnya. Ia mencontohkan sistem perekaman informasi banjir telah dilakukan sejak akan datangnya air di wilayah bojonegoro. “Seberapa besar air yang akan datang di daerah yang terbiasa banjir, sudah kita ketahui dari awal,” tambahnya.

Hal itu membuat masyarakat bisa lebih waspada dan mempersiapakan kemungkinan yang akan terjadi. Disamping itu, Suyoto juga menyatakan bahwa saat ini masyarakat sudah terbiasa berinteraksi dengan Pemkab. Baik itu melalui petugas yang ada, maupun secara langsung mengirimkan pesan pendek (sms) kepada dirinya. (bkab/ramcb)

Leave a Comment