Share

Bupati Bojonegoro Targetkan Daerahnya ODF 2018

Bojonegoro, 14/3 (Media Center) – Bupati Bojonegoro Suyoto mentargetkan daerahnya (430 desa/kelurahan) sudah “Open Defecation Free” (ODF) atau stop buang air sembarangan pada 2018.

Hal itu terungkap dalam pertemuan Tim Percepatan ODF Dinas Kesehatan Jawa Timur, dengan Bupati Bojonegoro Suyoto, Selasa (14/3).

Dalam pertemuan itu, menurut Kepala Sek Kesehatan Lingkungan Dinkes Jawa Timur, Edy Basuki, Bupati Bojonegoro Suyoto mendukung percepatan ODF di daerahnya dengan mentargetkan sudah bisa direalisasikan pada 2018.

Cara yang dilakukan, lanjut dia, Bupati Bojonegoro Suyoto akan meminta perkembangan percepatan ODF di semua desa di 28 kecamatan kepada masing-masing camat sepekan sekali.

Selain itu, lanjut dia, desa wajib mengalokasi anggaran untuk pengadaan jamban juga lainnya melalui alokasi dana desa (ADD).

Menurut dia, percepatan ODF juga di lakukan di seluruh desa/kelurahan di Jawa Timur, karena dari sekitar 8.600 desa/kelurahan di wilayahnya baru 2.720 desa “ODF”.

“Percepatan “ODF” di seluruh desa/kelurahan di Jawa Timur tidak mungkin bisa terwujud kalau hanya dilakukan dinkes,” jelas dia.

Namun, kata dia, harus memperoleh dukungan berbagai pihak termasuk pemkab dengan jajarannya.

“Mendorong percepatan ODF harus dilakukan di berbagai kesempatan oleh jajaran pemkab, termasuk juga berbagai lapisan masyarakat,” ucapnya, menegaskan.

Sesuai harapan Pemerintah, lanjut Edy, di seluruh Tanah Air semua desa/kelurahan harus ODF pada 2019.

“Penyebab masih minimnya ODF desa/kelurahan di Jawa Timur, dipengaruhi kesadaran masyarakat yang masih kurang terkait kesehatan,” tuturnya. (*/mcb)

Leave a Comment