Share

Bupati Bojonegoro Terima Naskah Akademik Dana Abadi

Bojonegoro (Media Center) – Tim dari Natural Resources Government International (NRGI) menyerahkan naskah akademik dan Raperda Dana Abadi kepada Bupati Bojonegoro, Jawa Timur Suyoto beberapa waktu lalu.

“Sekarang strategi ini akan diamankan dalam tahap legislasi,” ujar Suyoto, kepada KanalBojonegoro, Rabu (29/6).

Naskah Akademik ini nantinya akan dibentuk sebagai dasar pembuatan Raperda yang didalamnya memuat tentang ide dan rencana besar yang telah dicita-citakan untuk masa depan Bojonegoro dari pengelolaan hasil minyak dan gas bumi (migas).

“Rencana pengelolaan dana abadi migas ini mulai ada titik terang dengan memasuki tahap legislasi,” tambahnya.

Adanya pengelolaan dana abadi dari pendapatan migas ini diharapkan Bojonegoro tidak mendapat kutukan sumber daya alam. Pendapatan dari potensi alam ini sehingga tidak langsung dihabiskan untuk pembangunan jangka pendek.

“Kebijakan yang tepat diharapkan akan menyelamatkan masa depan Bojonegoro,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan Natural Resource Governance Institute (NRGI), Emanuel Bria, menjelaskan, pembentukan dana abadi ini melalui proses panjang dengan berkonsultasi dengan Kementrian Keuangan, Kementrian Dalam Negeri, Masyarakat dan juga Stakeholder.

“Tujuan untuk membentuk dana abadi adalah membantu sumber daya manusia,” tegasnya.

Dana abadi ini bersumber dari DBH dan PI yang nantinya akan ditabung dalam bentuk deposito untuk menstabilkan APBD dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) untuk biaya pendidikan, beasiswa, maupun perbaikan sekolah yang tidak ada dalam APDB.

Karena DBH merupakan penghasilan yang sifatnya naik turun tergantung harga minyak. Maka dengan adanya dana abadi ini, pemerintah bisa mengalokasikan DBH atau dana lain untuk ditabung.

“Sehingga jika harga minyak turun, dana tersebut bisa digunakan untuk menstabilkan APBD,” tandasnya.

Oleh karena itu, lanjut Bria, dana abadi memiliki dua fungsi utama, yakni untuk menstabilkan APBD dan yang kedua untuk meningkatkan sumber daya manusia, yaitu dalam bentuk beasiswa dan biaya pendidikan.(dwi/mcb)

Leave a Comment