Share

Bupati Bojonegoro : Tingkatkan Kualitas SDM Siap Pakai di Bidang TI

Bojonegoro, Media Center – Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengatakan, Pemerintah Bojonegoro menargetkan program 100 desa dari 423 desa untuk proyek percontohan pengelolaan Sistem Informasi Desa (SID) tahun 2020. Program ini bagian dari tujuan Bojonegoro menuju smart city.

“Kita berupaya meningkatkan kualitas SDM yang siap pakai di bidang teknologi informasi,” ujar Bupati pada acara Forum Group Discussion (FGD) di gedung Pusdiklat Bojonegoro Desa Kedongrejo Kecamatan Dander, Kamis (16/1/2020).

Acara forum Group Discussion (FGD) dengan tema “Desa Gerebeg Kota menuju Smart Technology” dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), juga Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, kepala desa, pelajar, serta komunitas se-Bojonegoro.

Dalam sambutanya Bupati Anna Muawannah mengatakan, kalau smartphone bisa multitasking, maka manusia yang menggunakan juga harus bekerja secara multitasking untuk menciptakan produktifitas. “Jangan sampai handphone-nya sudah smart, tapi manusianya masih zaman dulu,” ucapnya.

Di bagian lain, Bupati Anna mengatakan, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Pemerintah Bojonegoro berkomitmen melalui program-program yang ada. Di antaranya program satu desa dua sarjana, beasiswa scientist, Dana Alokasi Khusus (DAK) pendidikan, program petani mandiri plus, serta program prioritas ke-14. Yaitu Bojonegoro Green And Smart City.

Sementara itu dari narasumber Media Kernels Indonesia, Ismail Fahmi mengatakan, bahwa aplikasi yang sudah dibangun dapat dikembangkan oleh masyarakat desa. Caranya dengan membuat coder community, dengan memfasilitasi mereka internet di kecamatan dan desa. Juga menyediakan tempat pelatihan coding, coding for kids dan jamboree coding. Bisa juga membuat tim coding di desa untuk kelompok anak muda supaya bisa membuat aplikasi minimal membuat website sendiri. Dari website itu dapat diisi dengan potensi-potensi desa yang dimiliki ”, ujar pria yang pernah belajar di Universitas Groningen,Belanda ini.

Pemerintah Bojonegoro sendiri kini telah berupaya menjalankan program SID. Seperti mengelola informasi kantor desa, serta mendukung fungsi dan tugas perangkat desa. Termasuk administrasi kependudukan, perencanaan, pelaporan, pengelolaan asset, pengelolaan anggaran, dan layanan publik.(wul/Jat)

100 Desa di Bojonegoro yang masuk proyek percontohan SID

1. Kecamatan Balen : Kemamang, Bulaklo, Mulyoagung, Sobontoro
2. Kecamatan Baureno : Gajah, Pomahan, Tanggungan, Banjaran, Blongsong, Banjaranyar, Gunungsari
3. Kecamatan Dander : Sumodikaran, Mojoranu, Sendangrejo, Kunci, Jatiblimbing, Dander, Growok, Sumberagung, Ngunut, Sumberarum, Ngumpakdalem, Ngablak
4. Kecamatan Gayam : Ringin Tunggal, Ngraho
5. Kecamatan Gondang : Krondonan
6. Kecamatan Kalitidu : Mojosari, Mayangrejo, Mojo, Panjunan, Talok
7. Kecamatan Kanor : Caruban, Kabalan, Simorejo
8. Kecamatan Kapas : Ngampel, Tikusan, Wedi, Bendo, Kedaton, Kapas
9. Kecamatan Kasiman : Besah
10. Kecamatan Kedewan : Wonocolo
11. Kecamatan Kedungadem : Panjang, Kesongo, Sidorejo, Kepoh Kidul
12. Kecamatan Kepohbaru : Jipo, Mudung
13. Kecamatan Malo : Kacangan, Semlaran, Rendeng, Dukohlor, Tanggir
14. Kecamatan Margomulyo : Margomulyo, Meduri, Sumberrejo
15. Kecamatan Ngambon : Nglampin
16. Kecamatan Ngasem : Jampet, Trenggulunan
17. Kecamatan Ngraho : Payaman
18. Kecamatan Padangan : Ngeper
19. Kecamatan Purwosari : Tinumpuk, Pojok, Punggur
20. Kecamatan Sugihwaras : Drenges, Sugihwaras
21. Kecamatan Sukosewu : Klepek, Pacing, Semen Kidul, Purwoasri, Kalicilik, Semawot
22. Kecamatan Sumberrejo : Bogangin, Prayungan, Deru, Sumuragung, Jatigede, Karangdinoyo, Teleng, Mejuwet, Mlinjeng, Ngampal, Pekuwon
23. Kecamatan Tambakrejo : Tanjung, Tambak Rejo, Sendangrejo, Gading
24. Kecamatan Temayang : Pancur, Belun
25. Kecamatan Trucuk : Tulungungrejo, Sumberrejo, Banjarsari, Kanten, Kandangan, Padang, Sranak, Guyangan, Sumbang Timun

Leave a Comment