Share

Bupati Bojonegoro Vidkon dengan Wapres Soal Bendung Karangnongko

Bupati Bojonegoro video konferensi dengan Wakil Presiden Yusuf Kalla, membahas soal rencana pembangunan Bendung Karangnongko di Bengawan Solo, sebagai penunjang kebutuhan air irigasi pertanian

Bojonegoro (Media Center) – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Suyoto, Jumat (21/11), menggelar video konferensi (vidkon), dengan Wakil Presiden Yusuf Kalla, membahas soal rencana pembangunan Bendung Karangnongko di Bengawan Solo, sebagai penunjang kebutuhan air irigasi pertanian. “Pemkab siap patungan dalam pembebasan tanah yang akan dimanfaatkan lokasi Bendung Gerak Karangnongko, di Bengawan Solo, sebab keberadaannya akan menunjang program pemkab yang mencanangkan sebagai lumbung pangan nasional,” katanya, kepada Wapres Yusuf Kalla.

Pada kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa Bojonegoro tidak hanya siap menjadi lumbung energi secara nasional dengan keberadaan potensi migas, tapi juga menjadi lumbung pangan. Oleh karena itu, katanya, pemkab sangat mendukung pembangunan Bendung Karangnongko Bengawan Solo, karena keberadaannya akan mampu mencukupi kebutuhan air irigasi pertanian di wilayah selatan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan terbangunnya Bendung Karangnongko, akan meningkatkan produksi pertanian, karena air yang tertampung bisa dialirkan melalui tanah “solo valley werken” di wilayah selatan yang panjangnya mencapai 78 kilometer. “Bendung Karangnongko juga bisa sebagai pengendali banjir, karena ketika terjadi banjir, sebagian air dialirkan melalui tanah “SVW”, jelasnya.

Menanggapi hal itu, Yusuf Kalla sangat mendukung niat daerah setempat, yang akan menjadikan daerahnya sabagai lumbung energi dan pangan. Menteri Pertanian Amran Sulaiman, sebelumnya, yang dimintai konfirmasi, juga mendukung usulan percepatan pembanguan Bendung Gerak Karangnongko di Bengawan Solo. “Kami akan mendesak Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk mempercepat pembangunan Bendung Gerak Karangnongko,” katanya, ketika di Tuban.(**agmcb)

Leave a Comment