Share

Bupati Resmi Lantik Dirut PT BBS Dan Pejabat Daerah

Bojonegoro – Bupati Bojonegoro, Suyoto, resmi melantik Direktur Utama yang baru PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) Eddi Frits Dominggus menggantikan Deddy Affidick, di rumah dinas pada Selasa (5/1).

“Sedangkan untuk Dedy Affidick menempati pos baru sebagai direktur PT Bojonegoro Stupa Energi sebagai Kerjasama Operasi (KSO) Lapangan Malo,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Bojonegoro, Hari Kristianto.

Selain melantik Direktur Utama PT BBS, Bupati Suyoto, juga melantik empat pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yakni Moch Gozali daro jabatan lama staf DPRD dipromosikan sebagai Pj Kasubag Perundang Undangan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro.

Alit Saksama Purnayoga dari Kasubah Penyimpanan dan distribusi dikukuhkan sebagai Kepala UPTD Radio Malowopati Bojonegoro.

Bersama dua orang pejabat eselon IV lainnya yakni Dyah Enggarini Mukti jabatan lama Kasubid industri dan perdagangan  koperasi dan industri badan Perencanaan pembangunan daerah (Bappeda) menjadi Kepala UPT Pengembangan agropolitan Dinas Kebudayaan dan pariwisata.

“Sedangkan jabatan lama yang ditinggalkan diisi oleh Ike Widiya Ningrum yang sebelumnya Kasi PMD Kecamatan Kapas,”tandasnya.

Bupati Suyoto, menyampaikan, sebuah kegagalan adalah suatu hal yang biasa, namun bagaimana belajar dari kegagalan itu menjadi penting.

“Saya minta semuanya mengembangkan potensi yang ada di Bojonegoro,”pesannya.

Apalagi saat ini geliat wisata di Bojonegoro sudah mulai menunjukkan perkembangan yang positif. Hal ini dilihat dari banyaknya warga Bojonegoro yang menikmati liburan tahun baru di kawasan wisata Bojonegoro.

Sementara kepada Kepala UPT Radio malwopati Bojonegoro yang baru Bupati menyampaikan bahwa radio pemerintah tersebut harus mengemban beberapa visi yakni tak hanya menjadi media komunikasi akan tetapi juga mampu mencerahkan kepada seluruh masyarakat Bojonegoro sekaligus menjadi media untuk mencerdaskan masyarakat Bojonegoro.

“Apalagi radio kita telah mendapatkan pengakuan dari beberapa pihaak,”tandasnya.

Radio Malwopati telah mewakili fenomena demokrasi, dialogis dan co creating. Radio malwopati juga dikaji sebagai model komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat dalam berbagai sisi tak sekedar kebijakan namun menjadi penyalur aspirasi bagi masyarakat. (dwi/mcb)

Leave a Comment