Share

Bupati Tegaskan Tak Ada Pelanggaran Hak Karyawan di Pabrik Sepatu

Bojonegoro, 25/2 (Media Center) – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Suyoto, menegaskan, dalam kunjungannya di pabrik sepatu yang terletak di Desa Bakung, Kecamatan Kanor, Bojonegoro, pada Rabu (22/2) lalu tidak menemukan pelanggaran yang dilakukan perusahaan.

“Saya sudah tanya satu persatu, tidak ada yang berkeluh kesah tentang kondisi di pabrik,” ujar Suyoto.

Kang Yoto, sapaan akrabnya menyatakan, saat ini para pekerja yang ada di pabrik sepatu tersebut digaji sesuai upah umum pedesaan (UUP) sebesar Rp1.005.000 per bulan. Menggunakan skema UUP ini, lanjut ia, karena targetnya adalah pengentasan kemiskinan dan menampung tenaga kerja yang ada di lokasi sekitar pabrik.

“Dengan pekerja yang awalnya nganggur tidak berpenghasilan, lalu kerja disitu dapat upah umum pedesaan, selain itu sebelumnya juga mendapat pelatihan. Jadi bukan UMK,” imbuhnya.

Dia menyatakan, perusahaan sepatu Clarks ini setiap harinya mampu memproduksi sebanyak 1200 pasang sepatu. Setiap pasangnya dipatok harga sebesar Rp10 juta sampai Rp16 juta untuk pasar ekspor luar negeri. Dengan insentif bagi investasi padat karya di pedesaan, maka diharapkan dapat menggerakkan sektor ekonomi pedesaan dan mengurangi pengangguran.

“Nomor hp saya sudah saya berikan perwakilan karyawan, bisa lapor saya jika ada masalah,” pungkasnya.(dwi/mcb)

Foto: https://www.facebook.com/KangYotoBjn/?fref=ts

Leave a Comment