Share

Camat Tambakrejo Bojonegoro Harapkan Warga Tidak Demo

Bojonegoro, 25/1 (Media Center) – Camat Tambakrejo, Bojonegoro Sukemi mengharapkan warga di wilayahnya yang tergabung di dalam kelompok masyarakat (pokmas) tidak menggelar demo terkait rencana penutupan tiga sumur migas di Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo.

“Kami mengharapkan masyarakat tidak menggelar demo, karena sudah ada kesepakatan terkait tuntutan masyarakat,” kata dia, di Bojonegoro, Kamis (25/1).

Sesuai rencana warga di Kecamatan Tambakrejo, yang tergabung dalam pokmas menggelar demo terkait rencana PT Pertamina EP menutup sumur atau “temporary plug and abandoned” Tiung Biru (TBR) A, B dan C.

Penutupan dilakukan karena aktivitas pengeboran sudah tidak menghasilkan keluarnya minyak, akan tetap yang keluar gas secara signifikan yang akan menganggu proyek pengembangan unitisasi lapangan sumur gas Jambaran-Tiung Biru (JTB).

“Mendengar akan ada kegiatan penutupan sumur TBR maka warga rencananya hari ini menggelar demo,” ujarnya.

Namun, lanjut dia, Manajemen EP bersama muspika melakukan pertemuan dengan perwakilan kelompok masyarakat selama dua hari ini untuk membahas terkait penutupan sumur migas TBR.

Dalam pertemuan itu, menurut dia, menghasilkan bahwa Pertamina EP memberi kesempatan selama 3 bulan kedepan mulai 25 Januari kepada kelompok masyarakat agar tetap melaksanakan kegiatannya dan memperpanjang kontrak kerja selama 3 bulan.

Selain itu warga di Desa Kalisumber dan sekitarnya bisa mengusulkan aspirasi kelompok masyarakat tentang perpanjangan lagi selama 1 tahun aktivitas pengeboran minyak.

“Perpanjangan kegiatan agar kelompok masyarakat untuk mempersiapkan diri dalam bekerja setelah itu” ucapnya. (*/mcb)

Leave a Comment