Share

Cegah Erosi, SIBAT Tanam Jambu Kristal di Tebing Bengawan Solo

Bojonegoro, 1/8 (Media Center) – Tim siaga bencana berbasis masyarakat (SIBAT) Desa Trucuk menggelar kegiatan Green Belt dengan menanam puluhan batang bibit jambu kristal dan jambu merah di bantaran Sungai Bengawan Solo di Desa/Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (31/7). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk mencegah terjadinya erosi di Bengawan Solo akibat debit air yang berubah signifikan saat musim hujan dan kemarau.

Perwakilan PMI Cabang Kabupaten Bojonegoro, Mardikun mengungkapkan, kegiatan SIBAT Desa Trucuk ini benar-benar memberdayakan masyarakat untuk menghadapi bencana. Warga dilatih untuk melakukan mitigasi, dapur umum hingga evakuasi jika sewaktu-waktu terjadi bencana.

“Desa Trucuk ini dibentuk SIBAT karena menjadi wilayah yang terdampak saat sungai Bengawan Solo meluap,” ujarnya di Balai Desa Trucuk, Minggu (31/7).

Untuk mengurangi ancaman longsor, PMI bersama SIBAT menanam jambu kristal dan jambu merah untuk menjaga kondisi tanah sekitar tebing Bengawan Solo. Tak hanya menjaga tanah, tanaman jambu kristal merupakan salah satu komoditi Kabupaten Bojonegoro sehingga bisa menambah nilai ekonomi bagi warga.

“Tak hanya jambu kristal, SIBAT juga telah menanam bambu petung yang akarnya dikenal kuat menjaga tanah di bantaran sungai,” pungkasnya.(mcb)

Leave a Comment