Share

Cegah Konflik, Polres Bojonegoro Buat MoU Antar Umat Beragama

Bojonegoro (Media Center) – Tokoh agama, pemuka agama, pemuda dan organisasi keagamaan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menandatangani nota kesepakatan bersama untuk saling menghormati antar umat beragama, Rabu (22/7) di Mapolres Bojonegoro. Acara yang digagas oleh Kepolisian Resort Bojonegoro  ini disaksikan oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Setyo Hartono, Ketua DPRD, Mitroatin, Wakapolres Bojonegoro, Kompol Ikhwanuddin dan Komandan Dandim 0813.

Wakapolres Bojonegoro, Kompol Ikhwanuddin, mengatakan, digagasnya pertemuan ini dalam rangka meminimalisir adanya potensi konflik antar umat beragama seperti yang terjadi di Kabupaten Tolikara, Papua.

“Adanya kejadian tersebut bisa memicu kejadian ditempat lain. Untuk itulah pertemuan ini digelar,” jelasnya.

Pertemuan ini juga untuk menjaga kondisi keamanan dan stabilitas antar umat beragama tetap terjaga. Ikhwanuddin menambahkan, sekecil apapun konflik akan membuat ketidaknyamanan antar pemeluk agama.

“Untuk meningkatkan keamanan, masyarakat diimbau untuk membuat pengamanan swakarsa serta segera melaporkan apabila ada kejadian yang meresahkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Bupati menyampaikan bahwa tugas negara adalah melindungi dan mengayomi warga negaranya. Secara umum, kondisi Bojonegoro relatif aman dan kondusif. Meski demikian, Wabup mengimbau agar para pemuka agama saling memberikan informasi antar agama dan para penegak hukum.

“Perbanyak patroli untuk menjaga kenyamanan peribadatan. Untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan adalah tugas bersama seluruh warga,” tandasnya.(lya/*mcb)

Leave a Comment