Share

Cerita Bisnis Aluminium, Belajar dari Nol Kini Orderan Tak Pernah Sepi

Bojonegoro, Media Center – Memulai bisnis tak harus mengandalkan modal. Tapi keseriusan menekuni satu bidang bisa menjadi jalan menuju kesuksesan. Seperti yang dilakukan Choirul Huda, pelaku bisnis alumunium yang memulai dari nol.

“Mulanya belajar otodidak ke teman di Balen tahun 2018. Tiap hari ke bengkel selama 21 hari. Ya itu aja modal awal,” katanya saat ditemui di bengkelnya, Desa Kauman, Kecamatan Baureno, Bojonegoro Senin (13/7/2020).

Dari bekal ‘bekerja’ di bengkel teman itulah, ia memberanikan diri membuka usaha sendiri. Peralatan dibeli dari teman yang totalnya tidak sampai Rp 1 juta. Alat itu berupa bor, tang rivet, gerjaji mesin ukuran 7 inchi dan micro saw atau gergaji ukuran kecil.

Ia memulai mengerjakan pesanan berupa almari pakaian dan buku yang harganya sekitar Rp 1,3 juta. Kini, sejumlah peralatan rumah tangga sudah diproduksi, mulai buffet, kitchen set dan meja kerja. “Saya juga memproduksi gerobak untuk jualan,” terang Choirul.

Kini, pesanan tak pernah sepi. Hampir tiap hari ia sibuk bekerja membuat aneka produk. Penjualan pun sudah sampai keluar kota. Semua dikerjakan seorang diri. “Prinsipnya kita harus yakin bisa. Meski awalnya sangat sulit. Saya latihan ngebor saja waktu seminggu,” terangnya.

Choirul kini mulai memetik buah ketekunannya belajar. Orderan tidak pernah sepi. Berkat media sosial, ia juga mempromosikan produksinya lewat media sosial agar mudah diketahui publik. Ia juga menggratiskan biaya pengiriman untuk 10 km.(NN)

Leave a Comment