Share

Curah Hujan Berkurang, TMA Bengawan Solo Menurun

Bojonegoro, 6/12 (Media Center) – Tinggi muka air (TMA) di Sungai Bengawan Solo di wilayah Kabupaten Bojonegoro mengalami penurunan. Terlebih, dalam dua hari kapasitas hujan mulai berkurang.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro menunjukkan, pada pukul 09.00 WIB tinggi muka air di Taman Bengawan Solo di Kota Bojonegoro di titik 13.30 MDPL. Mengalami penurunan pada pukul 12.00 WIB jadi 13.27 MDPL dan pada pukul 15.00 WIB menjadi 13.22 MDPL.

Tidak hanya di Bojonegoro, di kawasan Karangnongko tinggi muka air Bengawan Solo juga mengalami penurunan. Pada pukul 12.00 WIB tinggi muka air di Karangnongko berada dititik 26.42 MDPL, dan pada pukul 15.00 WIB turun menjadi 26.30 MDPL.

“Situasi dan kondisi Bengawan Solo pada posisi siaga 1 (Hijau) dengan tren turun,” ujar Kepala BPBD Bojonegoro, Andik Sudjarwo.

Meskipun situasi Sungai Bengawan Solo pada posisi siaga hijau, namun belum ada wilayah yang terdampak banjir luapan air Bengawan Solo. Sebagai kesiapan menghadapi banjir, BPBD Bojonegoro juga memasang alarm di kompleks Taman Bengawan Bengawan Solo.

“Kita pasang ini untuk siaga banjir,” pungkasnya.(*dwi/mcb)

Leave a Comment