Share

Curah Hujan Tinggi dan Minim Pasokan, Harga Cabai Rawit Naik

Bojonegoro, 22/2 (Media Center) – Cabai (chili) adalah buah dan tumbuhan anggota genus capsicum. Buahnya dapat digolongkan sebagai sayuran maupun bumbu. Namun banyak masyarakat yang menyebutnya sebagai sayuran.

Cabai di bagi menjadi beberapa jenis antara lain rawit,tampar merah,hijau kecil,dan hijau tampar. Salah satu jenis cabai yang tidak asing di kalangan masyarakat adalah cabai jenis rawit.

Menurut Umi, penjual cabai di Pasar Bojonegoro, saat ini cabai rawit harganya melonjak naik dan pasokannya kurang.

“Padahal harga cabai rawit pada minggu lalu perkilonya hanya Rp45.000 sedangkan di hari ini harganya mencapai Rp54.000,” ujar wanita berusia 54 tahun ini.

Menurutnya, kenaikan harga cabai rawit di Bojonegoro juga dikarenakan curah hujan yang masih tinggi di daerah penghasil cabai rawit, serta pasokan cabai rawit masih kurang stabil.

Sedangkan jenis cabai lain harganya stabil. Bahkan, harga cabai hijau kecil menggalami penurunan pada minggu lalu. “Perkilonya (cabai hijau kecil) Rp20.000 sekarang harganya hanya Rp15.000. Sedangkan harga cabai yang lainnya masih sama dengan minggu lalu,” lanjutnya.

Sementara cabai tampar merah masih dijual seharga Rp35.000, cabai hijau tampar Rp15.000 dari minggu lalu hingga saat ini.(*Yen/Lai/mcb)

Leave a Comment