Share

Dana Bosda Madin Rp 32 Miliar untuk 900 Lembaga Segera Cair

Bojonegoro, Media Center – Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro segera mencairkan Bantuan Operasional Daerah (Bosda) untuk Madrasah Diniyah (Madin) tahun 2020. Rencananya pencairan dana Rp 32 miliar tersebut dilakukan pekan depan.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro Dandi Suprayitno mengatakan, proses administrasi dan verifikasi sudah selesai. Sehingga diperkirakan pekan depan bosda madin sudah cair. ‘’Jumlah lembaga pendidikan agama di Bojonegoro sekitar 900 lembaga,’’ katanya Senin (21/9/2020).

Bantuan tersebut diperuntukan bagi operasional madin seperti kegiatan belajar mengajar (KBM) dan honor ustadz/ustadzah di Madin. Salah satu syarat menerima Bosda, Madin harus terdaftar dan mendapat izin operasional dari Kemenag minimal tiga tahun.

Kadisdik Dandi mengatakan, Bosda Madin ini dikhususkan bagi lembaga pendidikan agama meliputi taman pendidikan Al-quran dan pondok pesantren (pontren). Perolehan bantuan berbeda tergantung dari jumlah santri di lembaga tersebut. “Penyaluran langsung ke rekening lembaga. Sehingga potensi terjadi penye lewenangan sangat kecil,” katanya (NN)

Leave a Comment