Share

Dana Pinjaman Koperasi dan UMKM 2014 Tak Terserap Tuntas

Bojonegoro (Media Center) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro di tahun 2015 menganggarkan Rp 3 miliar yang dialokasikan sebagai dana pinjaman bagi Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Bojonegoro. Dana pinjaman melalui Dinas Koperasi dan UMKM ini akan dipinjamkan dengan bunga 0% dan bermitra dengan Bank Jatim.

“Setiap tahun ada anggaran untuk pinjaman koperasi dan UMKM, tahun ini ada Rp 3 miliar,” ujar Nuzulul Hudaya, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Bojonegoro.

Nuzulul menyebutkan, di tahun 2014 lalu Pemkab Bojonegoro juga menganggarkan Rp 3 miliar. Dari jumlah tersebut, hanya terserap sebesar Rp 1,3 miliar.

“Penyerapan terbesar di tahun 2013 lalu, dari total anggaran Rp 2 miliar terserap hingga Rp 1,6 miliar,” imbuhnya lagi.

Pria berkacamata ini mengatakan, tak terserapnya anggaran pinjaman koperasi dan UMKM ini disebabkan banyaknya calon peminjam yang tak memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan . Selain itu, beberapa diantaranya tak sesuai prosedur.

Terkait soal kredit yang macet, Nuzulul mengaku pinjaman di tahun 2014 kemarin belum memasuki jatuh tempo. Hal ini juga lantaran persyaratan yang diberikan cukup ketat sehingga bisa meminimalisir kredit macet.

Di Kabupaten Bojonegoro tercatat ada lebih dari 1.142 koperasi dan ribuan UMKM. Nuzulul menambahakan, besarnya anggaran pinjaman ini untuk mengimbangi pesatnya perkembangan UMKM di Bojonegoro yang saat ini terus bertumbuh.

“Kalau UMKM di Bojonegoro saat ini sangat banyak, hampir tiap hari ada UMKM yang terbentuk dan beroperasi,” pungkasnya. (lya/*acw)

Leave a Comment