Share

Daya Tampung TPA Banjarsari Hanya Sampai Juli 2018

Bojonegoro, 30/4 (Media Center) – Kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Banjarsari, Kabupaten Bojonegoro memprihatinkan. Hal ini lantaran semakin bertambahnya pasokan sampah, sementara proses untuk meningkatkan daya tampung TPA belum memungkinkan untuk dilakukan.

Menurut penuturan Kabid Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bojonegoro, Fathoni, daya tampung TPA Banjarsari tinggal hitungan bulan.

“Kami perkirakan tidak sampai akhir tahun. Kemungkinan dua sampai tiga bulan lagi sudah penuh,” ujarnya saat ditemui kanalbojonegoro.com, Senin (30/4).

Kondisi TPA Banjarsari sendiri memiliki luas total 4,8 hektare. Dari luas tersebut, zona aktif atau zona yang dipakai untuk menimbun sampah saat ini seluas 1 hektare dan luaz zona pasif 2 hektare.

Untuk mengantisipasi hal ini, salah satu yang bisa dilakukan oleh DLH adalah melakukan pemanenan di Zona Pasif. Zona pasif adalah lokasi TPA yang sudah tertimbun sampah lebih dari 10 tahun.

“Namun, untuk melakukan pemanenan ini, kita menunggu tibanya musim kemarau. Karena jika masih hujan, pemanenan sulit dilakukan,” lanjutnya.

Selain itu, upaya pengurangan sampah dari sumbernya juga telah dilakukan untuk mengantisipasi penuhnya TPAS. Sampah yang ada di titik pengumpulan sampah dipilah terlebih dahulu sehingga mengurangi volume sampah yang akan ditimbun di TPA.(*mcb)

Leave a Comment