Share

DBH Migas Bojonegoro 2015 Kelebihan Salur Rp550 Miliar

Bojonegoro, 8/11 (Media center) – Dinas Pendapatan Kabupaten Bojonegoro, menyebutkan, dana bagi hasil minyak bumi dan gas (migas) tahun 2015 mengalami kelebihan salur sebesar Rp550 miliar. Hal ini menyebabkan, pemkab Bojonegoro harus mengembalikan dana tersebut pada tahun 2017 mendatang.

“Padahal, DBH Migas tahun 2015 sebesar Rp660 miliar digunakan untuk belanja wajib dan tidak mungkin ditarik kembali,” ujar Kepala Dispenda, Herry Sujarwo, Selasa (8/11).

Oleh sebab itu, pihaknya melayangkan surat kepada Kementerian Keuangan untuk meminta kebijakan membayar lebih salur ini secara bertahap selama lima tahun.

“Jika dibebankan pada tahun 2017 mendatang, hitungan kami, penerimaan DBH Migas hanya sebesar Rp35 miliar saja,” imbuhnya.

Estimasi perhitungan tersebut yakni dari pendapatan DBH Migas tahun 2017 sebesar Rp900 miliar harus membayar lebih salur Rp550 miliar, membayar hutang pada kontraktor migas sebesar Rp228 miliar, dan membayar lebih salur DBH Migas tahun 2014 sebesar Rp87 miliar.

“Pendapatan Bojonegoro kedepan, sama daja dengan pendapatan perkotaan yang tidak memiliki SDA Migas,” pungkasnya.(dwi/mcb)

Leave a Comment