Share

Deklarasi Stop BABS, Delapan Kecamatan di Bojonegoro Sudah ODF

Bojonegoro, 6/12 (Media Center) – Bertempat di ruang Angling Dharma, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menghadiri acara Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS)/Open Defecation Free (ODF) yang diadakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, Rabu (05/12/2018)

Selain Bupati Bojonegoro, acara tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, Camat se-Kabupaten Bojonegoro, Ketua TP PKK kecamatan, Kepala Desa yang sudah ODF, Kepala Puskesmas serta pengelola program kesehatan lingkungan puskesmas.

Dalam ksesempatan ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro Nanik Susmiati menyampaikan bahwa gerakan Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS)/Open Defecation Free (ODF) pertama kali dilakukan di Bojonegoro pada November 2009 sampai dengan saat ini. Sampai saat ini, jumlah desa atau kelurahan yang sudah ODF 314 desa dari 430 desa dan delapan kecamatan. Antara lain Kecamatan Gayam, Dander, Ngambon, Bojonegoro, Baureno, Sumberrejo, Padangan dan Bubulan.

“Kecamatan Sumberrejo merupakan kecamatan ODF di tahun 2018 dengan desa terbayak yaitu 11 desa ODF ditahun 2018 yang merupakan kecamatan ODF ke 6. Padangan ada diperingkat ke 7 dan bubulan peringkat ke 8,” jelasnya.

Setelah sambutan dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro dilanjutkan dengan pembacaan deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS)/Open Defecation Free (ODF) oleh Camat Sumberrejo dan diikuti oleh Camat Padangan, Camat Bubulan dan 53 Kepala Desa yang sudah ODF.

Bupati Bojonegoro menyampaikan dalam sambutannya bahwa program ini meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan akan terus dikembangkan.

“Terutama perlu ketelatenan dan harus ada destinasi waktu, dan sampai kapan Bojonegoro ini 100% ODF,” ujar wanita yang akrab disapa Bu Anna ini.

Sekaligus Bupati Bojonegoro membuka acara Deklarasi Stop Buang Air Besar (Stop BABS) / Open Defecation Free (ODF) dan dirangkai dengan Seminar Kesehatan “Pentingnya Sanitasi Dalam Mendukung Upaya Penurunan Kasus Stunting” dalam rangka Hari Kesehatan Nasional ke 54 Tahun 2018.(*lya/mcb)

Leave a Comment