Share

Dengan Membatik, Raup Ratusan Ribu Perbulan

Bojonegoro, 5/12 (Media Center) – Teriknya matahari disiang hari, tidak melunturkan semangat Iswatun Khasanah, warga Desa Ringintunggal, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, untuk menyelesaikan pekerjaan membatiknya hasil pelatihan dari operator Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).

“Ini tinggal sentuhan akhirnya saja, menggelar kain batik untuk diangin-anginkan,” kata ibu satu anak ini saat dirumahnya.

Tidak dinyana, dengan keterampilan yang didapatkan dari pelatihan  untuk membatik ini, bisa membantu penghasilan suaminya Nurrahmat yang bekerja sebagai petani. Dimana, penghasilan yang diterima adalah empat bulan sekali.

“Alhamdulilah, setelah dilatih dan didampingi selama empat bulan ini, saya bersama tim bisa meraup untung tiap bulannya,” kata warga ring 1 Blok Cepu ini.

Bersama satu tim lainnya, yakni suami dan temannya yang pernah bekerja di proyek EPC 1, setiap bulannya bisa mengerjakan belasan kain batik sesuai pesanan. Pesanan tersebut juga hasil jerih payahnya mengenalkan kain Batik hasil karyanya baik melalui online maupun dari pintu ke pintu.

“Saya tawarkan melalui facebook atau media sosial lainnya. Juga ke tetangga, bu lurah, sekolah, kenalan dan saudara,” imbuhnya.

Tak pantang menyerah, dengan modal bantuan berupa satu set alat batik cap, Iswatun berupaya menghasilkan motif-motif Batik Jonegoroan yang terbaik. Supaya, masyarakat puas dan senang kemudian memesan ditempatnya.

“Paling banyak yang dipesan itu, motif Daun Jati,” imbuhnya.

Dari pemesanan tersebut, wanita kelahiran 1993 ini mampu meraup untung hingga Rp500.000 tiap bulannya. Hasil tersebut kemudian dibagi dengan tim lainnya yang ikut membantu.

“Seperti ini ilmunya gethok tular, bagi saudara, teman, atau tetangga yang ingin belajar ya silahkan saya ajari,” pungkasnya.(*dwi/mcb)

Leave a Comment